www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Tak Bisa Digunakan, Begini Kondisi Alat Berat Pengangkut Sampah Milih DLH Meranti
Rabu, 14-08-2024 - 12:35:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-MERANTI- Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DLH) Kepulauan Meranti, Saiful Bakhri, mengakui alat berat ekskavator milik instansi itu rusak parah.

Saiful Bakhri menyebut, untuk mengatasi sampah di TPS Gogok, DLH harus meminjam alat berat milik Dinas Perkebunan. Kata Saiful, ekskavator yang selama ini dioperasi untuk mengurai tumpukan sampah di TPS kini tak bisa lagi bergerak.

Rantai alat pengeruk sampah itu sudah patah, berkarat dan putus. "Alat berat kita yang di TPS Gogok tak lagi bisa dioperasikan dan tak mungkin diperbaiki. Rencananya akan kita lelang saja, dihapus asetnya," ujar Saiful, Selasa (13/08/2024) kepada CAKAPLAH.com.

Diakui Saiful, selama ini memang rutin dianggarkan perawatannya. Namun, lantaran sudah berumur lama dan setiap hari berada di TPS, pengaruh lingkungan sangat berdampak pada rantai dan beberapa bagian ekskavator. Selain berkarat, tapak bawah exavator termasuk rantainya sudah keropos dan putus.

Untuk mengatasi sampah agar tidak terus meluber ke tepi jalan, DLH meminjam alat berat dari Dinas Perkebunan. Alat berat ini nantinya akan dibawa ke TPS Gogok utuk menggantikan alat berat hasil mutasi dari Dinas PU sekitar tahun 2021 lalu itu.

"Sudah kita anggarkan untuk pembelian alat berat, mobil sampah dan alat penghancur plastik, itu tahun depan. Sudah ada dalam renja (rencana kerja) kita. Sementara alat berat kita tidak ada, kita pakai dulu milik Dinas Perkebunan, itu pun harus kita perbaiki dulu karena dalam keadaan rusak ringan," beber Saiful.

Kata dia, DLH sangat butuh alat-alat penunjang untuk mengatasi sampah. Sebab, untuk di Tebingtinggi saja, dari beberapa pasar dan sampah rumah tangga, setiap sehari menghasilkan sekitar 45 kubik.

Jika beberapa hari saja alat berat tidak bisa digunakan, sampah di TPS Gogok seringkali meluber hingga ke tepi jalan. TPS Gogok ini terletak di tepi jalan poros yang merupakan penghubung Kecamatan Tebingtinggi Barat dengan Ibukota.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Tak Bisa Digunakan, Begini Kondisi Alat Berat Pengangkut Sampah Milih DLH Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved