www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sedot Air Laut, Personil Pemadam Kebakaran Tewas Saat Bertugas Padamkan Karhutla di Tanjung Kelemin
Selasa, 30-07-2024 - 15:33:15 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG – Seorang personel pemadam kebakaran meninggal dunia saat melaksanakan tugas pemadaman kebakaran hutan lahan (Karhutla) di Tanjung Kelemin, Desa Tanjung Padang, Kecamatan Tasik Putripuyu, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Kejadian tragis tersebut terjadi saat petugas pemadam kebakaran dari Fire Fighter dari Fire Emergency Response Team (FERT) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) tengah berusaha memadamkan api pada vegetasi semak belukar yang menjalar hingga ke bibir pantai yang sudah memasuki hari ke enam, dimana tim mengalami kesulitan yakni keterbatasan sumber air dan satu-satunya sumber air yang tersedia adalah air laut yang terpengaruh oleh pasang surut.

Saat itu korban sedang menyedot air laut menggunakan peralatan Damkar dari sebuah tempat yang disebut pos mesin yang sengaja dibuat diatas pantai guna menyuplai air ke tim pemadam menggunakan selang dengan jarak 50 meter. Tiba-tiba saja personil tersebut terjatuh ke laut dan langsung terseret arus dan tidak dapat diselamatkan.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan, melalui Kapolsek Merbau, Iptu Jimmy Andre, membenarkan peristiwa tragis yang menimpa salah satu personel pemadam kebakaran tersebut.

Dijelaskannya, kejadian naas itu terjadi pada Kamis (25/7/2024). Saat itu korban yang jatuh diketahui bisa berenang, namun dikarenakan arus air pasang sangat kencang hingga membuat korban terseret dan tenggelam.

"Tiba-tiba saja korban terjatuh dan terseret arus air pasang laut yang kencang dan tenggelam. Kejadian itu terjadi saat kami melakukan pendinginan terhadap lahan terbakar yang sudah memasuki hari ke enam. Memang setiap paginya korban menghidupkan mesin dan menyedot air laut untuk disuplai ke tim pemadam," ujar Iptu Jimmy.

Diungkapkan pula bahwa pencarian dilakukan secara maksimal dan intensif dengan mengerahkan kapal dan helikopter. Setelah lima jam pencarian yang melelahkan, jasad korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan jarak 100 meter dari lokasi tenggelam.

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah lima jam pencarian," ungkapnya .

Setelah ditemukan, jasad korban dibawa ke RSUD Kepulauan Meranti di Selatpanjang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diantarkan ke keluarganya di Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Sementara itu Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kepulauan Meranti, Muhlisin mengatakan pihaknya atas nama pemerintah daerah mengucapkan bela sungkawa terhadap personel FERT PT RAPP yang tewas saat menjalankan tugas memadamkan api.

"Kami turut berdukacita terhadap terjadinya insiden ini. Kami juga mengucapkan terimakasih atas bantuan dari PT yang ikut berkontribusi memadamkan api dan menanggulangi Karhutla," kata Muhlisin.

Diungkapkan Muhlisin, upaya pemadaman karhutla tetap dilanjutkan dengan penuh kehati-hatian dan dukungan yang lebih kuat untuk memastikan keselamatan semua petugas di lapangan.

"Kepada seluruh personel kami ingatkan untuk tetap memperhatikan dan mengutamakan keselamatan saat bertugas di lapangan," pungkasnya.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Sedot Air Laut, Personil Pemadam Kebakaran Tewas Saat Bertugas Padamkan Karhutla di Tanjung Kelemin
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved