www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Capai 348 Orang
Mulai Mengancam Keselamatan Warga, Perlunya Penanganan Serius Terhadap ODGJ di Meranti
Selasa, 16-07-2024 - 09:34:50 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mencatat jumlah orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayahnya telah mencapai 348 orang, baik kategori berat maupun ringan. Jumlah ini terus bertambah setiap tahunnya sejak kabupaten ini dimekarkan.

Di lapangan, banyak ODGJ yang berkeliaran di Kota Selatpanjang. Kurangnya penanganan serius terhadap masalah ODGJ ini semakin memprihatinkan karena kemunculan mereka di tempat-tempat keramaian mulai mengganggu dan mengancam keselamatan warga. Salah satu insiden yang menghebohkan adalah pemukulan tanpa sebab oleh seorang ODGJ terhadap pengendara sepeda motor pada Kamis (11/7/2024) lalu, yang terekam CCTV dan viral di media sosial.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Muhammad Fachri, menjelaskan bahwa dari 348 ODGJ yang terdata, sebagian besar sudah mendapat pelayanan kesehatan.

"Jumlah ODGJ yang tergolong berat dan mendapatkan pelayanan kesehatan mencapai 291 jiwa, tersebar di sepuluh puskesmas, " jelas Fachri.

Berikut rincian jumlah ODGJ di beberapa puskesmas diantaranya ; Puskesmas Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi 38 jiwa, Puskesmas Alahair, Kecamatan Tebingtinggi 51 jiwa,Puskesmas Alai, Kecamatan Tebingtinggi Barat 51 jiwa, Puskesmas Anaksetatah, Kecamatan Rangsang Pesisir 35 jiwa, Puskesmas Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Barat 40 jiwa, Puskesmas Pulaumerbau, Kecamatan Pulaumerbau 22 jiwa, Puskesmas Telukbelitung, Kecamatan Merbau 26 jiwa, Puskesmas Tanjungsamak, Kecamatan Rangsang 28 jiwa, Puskesmas Bandul, Kecamatan Tasikputripuyu 27 jiwa, dan Puskesmas Sungaitohor, Kecamatan Tebingtinggi Timur 30 jiwa

Penanganan ODGJ bukan perkara mudah, terutama jika pihak keluarga sudah tidak peduli terhadap penderita,” ujar Fachri.

Pihaknya telah menginstruksikan setiap puskesmas untuk membuat inovasi, seperti posyandu ODGJ di Puskesmas Selatpanjang dan menempatkan dokter khusus untuk melayani masalah kesehatan ODGJ.

Selain itu, petugas kesehatan juga aktif turun ke lapangan untuk memberikan obat secara gratis dan memberikan pemahaman kepada keluarga ODGJ. Namun, Fachri mengakui bahwa jumlah ODGJ di Meranti tidak akan pernah turun dan akan bertambah dari tahun ke tahun, karena setiap penderita harus meminum obat seumur hidup. Ketika ada keluarga yang tidak peduli, ODGJ cenderung berkeliaran di jalanan.

"Kalau keluarga tidak bisa datang, maka petugas yang akan datang untuk menanyakan kesehatannya sekaligus memberi obat. Jika ODGJ terlihat sembuh setelah meminum obat secara rutin, sebenarnya bukan sembuh, tetapi terkontrol, " jelas Fachri.

Kepala Dinas Kesehatan itu juga mengakui belum maksimalnya penanganan terhadap ODGJ, meskipun banyak inovasi yang telah dilakukan. Keterbatasan anggaran khusus untuk penanganan ODGJ menjadi kendala utama. Fachri menekankan bahwa penanganan ODGJ yang terlantar dan berkeliaran sebenarnya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan dapat memberikan perhatian lebih serius terhadap penanganan ODGJ untuk memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.(***)

Sumber: halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Mulai Mengancam Keselamatan Warga, Perlunya Penanganan Serius Terhadap ODGJ di Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved