www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Keracunan Masal di SDN 05 Desa Dwi Tunggal Meranti, 28 Seswa Pusing dan Mual Usai Jajan Kerupuk
Kamis, 30-05-2024 - 09:02:22 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.coom-SELATPANJANG - Sedikitnya 28 siswa SDN 05 Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti diduga mengalami gejala keracunan, Rabu (29/5/2024). Puluhan siswa tersebut mengeluh pusing dan mual, setelah mengonsumsi jajanan yang dibeli di kantin sekolah.

Mereka pun mendadak dirawat di Puskesmas Tanjung Samak untuk mendapatkan perawatan yang intensif dari petugas kesehatan. Setelah dirawat, kondisi sebagian korban telah membaik dan boleh dirawat jalan.

Kejadian diduga keracunan massal siswa SD itu dibenarkan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Kurnia Setyawan melalui Kapolsek Rangsang Ipda Anton Hilman SH.

"Keterangan dari sebagian siswa yang diduga keracunan, sebelumnya mereka membeli jajanan snack kerupuk di kantin sekolah. Mereka tadinya dirujuk pukul 8 malam setelah mengalami mual-mual, namun kondisinya masih dalam keadaan sadar," kata Ipda Anton.

"Kita juga belum berani memastikan itu keracunan makanan, karena masih dalam pemeriksaan dan sedang dilakukan observasi oleh tim medis Puskesmas," tegas Anton lagi.

Ipda Anton mengungkapkan, pihak kepolisian pun bergerak cepat dengan mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan saksi, termasuk meminta keterangan penjualnya. Selain itu bersama dengan pihak Dinas Kesehatan, polisi juga sudah mengambil sampel makanan yang diduga sebagai penyebab keracunan.

Disebutkan, keracunan makanan adalah ancaman serius bagi kesehatan, sehingga perlu dilakukan investigasi mendalam untuk mengetahui sumber dan penyebab keracunan ini.

"Anggota kita bersama tim Dinas Kesehatan bergerak cepat mengecek ke kantin sekolah dan mengamankan sample jajanan yang berada di dua kantin sekolah itu. Selanjutnya kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

"Semoga para siswa yang dirawat segera pulih dan mendapatkan perawatan yang tepat di Puskesmas Tanjung Samak. Sehingga mereka bisa beraktifitas seperti biasa kembali," tuturnya.(***)

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Keracunan Masal di SDN 05 Desa Dwi Tunggal Meranti, 28 Seswa Pusing dan Mual Usai Jajan Kerupuk
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved