www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Muhammad Adil Telah Divonis, DPRD Akan Usulkan Asmar Jadi Bupati Meranti Definitif
Kamis, 07-03-2024 - 11:30:19 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-SELATPANJANG - Bupati nonaktif Kepulauan Meranti, Muhammad Adil telah divonis Majelis hakim banding Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru dengan memperberat hukumannya.

Vonis banding itu menaikkan pidana subsider uang pengganti dari sebelumnya 3 tahun penjara menjadi 5 tahun penjara. Putusan banding tersebut ditetapkan pada Rabu, 21 Februari 2024 lalu

Untuk mengisi kekosongan kursi bupati tersebut, wakil bupati AKBP (Purn) H Asmar yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati akan segera diajukan untuk dilantik sebagai bupati definitif sisa masa jabatan tahun 2020-2024.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H Fauzi Hasan ketika dikonfirmasi mengatakan ketika nantinya putusan terhadap Muhammad Adil telah dinyatakan berkekuatan hukum tetap (inkrah), maka secara otomatis Wakil Bupati Asmar akan diusulkan menjadi bupati defenitif.

Sesuai dengan aturan, maka Wakil Bupati nantinya akan dilantik menjadi Bupati Kepulauan Meranti. Usulan DPRD tersebut ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian melalui Pj Gubernur Riau SF Hariyanto.

Keputusan DPRD untuk mengusulkan jabatan Bupati definitif dengan segera mencerminkan keinginan untuk menetapkan pemimpin daerah secara permanen.

Selain itu, keputusan untuk menetapkan Bupati definitif secara cepat dapat dimotivasi oleh keinginan untuk menjaga stabilitas dan kelancaran pemerintahan daerah.

"Pada intinya kita akan mengajukan jabatan Bupati definitif dengan segera setelah adanya surat yang menjadi rujukan untuk mengajukan itu. Karena ini berkaitan dengan pembahasan APBD 2025 dan kebijakan lainnya. Yang jelas kita inginkan percepatan dan tak ada unsur politis disini, kita maunya bangun daerah dan siapa pun bupatinya harus kita dukung," kata Fauzi Hasan.

Asmar sendiri sudah hampir satu tahun ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Bupati Kepulauan Meranti, tepatnya 10 April 2023 silam. Penunjukkan dirinya menyusul terciduknya Bupati Muhammad Adil dalam serangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang digencarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 8 April 2023 lalu.

Penunjukan Asmar sebagai Plt Bupati Kepulauan Meranti tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor: 132/PEM-OTDA/1841. Saat itu, Gubernur Riau dijabat oleh Syamsuar.

Pelaksana tugas (Plt) Bupati Asmar menanggapi terkait pengajuan dirinya sebagai Bupati Kepulauan Meranti definitif. Dia mengatakan usulan pengangkatannya menjadi Bupati secara definitif merupakan amanat Undang-undang.

"Kita menghormati semua tahapan terkait mekanisme pengangkatan sebagai Bupati Kepulauan Meranti definitif," kata Asmar.

Asmar juga menyampaikan segera akan melakukan langkah-langkah untuk mewujudkan visi misi dan berjanji akan bekerja maksimal dalam sisa waktu yang ada.

Lanjut Asmar, dirinya akan memprioritaskan terlebih dahulu berkaitan kekosongan jabatan yang harus segera diisi untuk memaksimalkan pelayanan dan percepatan pembangunan serta menurunkan angka kemiskinan.

"Tentunya infrastruktur yang akan kita prioritaskan terlebih dahulu ya. Selanjutnya mengisi banyak kekosongan jabatan di OPD untuk pelayanan agar lebih maksimal. Karena jika ingin mengisi kekosongan jabatan, saya harus konsultasi dulu dengan Kemendagri karena keterbatasan kewenangan sebagai pelaksana tugas," ujarnya.

"Dan yang terpenting adalah akan memaksimalkan penanganan kemiskinan ekstrem di daerah ini," ujarnya lagi.

Asmar saat ditanya apakah akan mengusulkan wakil bupati atau tidak, ia menjawab tidak. Adapun pertimbangannya adalah sisa masa jabatan yang sangat singkat.

"Iya, menyangkut apakah akan ada wakil, atau tidak, saya pikir tidak perlu lah. Karena selain pekerjaan yang ada bisa diselesaikan Bupati dan dibantu Sekda dan lainnya, sisa jabatan juga tidak lama, jadi itu saja pertimbangannya," ungkap Asmar.

Sumber: halloriau.com



 
Berita Lainnya :
  • Muhammad Adil Telah Divonis, DPRD Akan Usulkan Asmar Jadi Bupati Meranti Definitif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved