www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Belum Temukan Solusi, Warga Minta Mediasi Soal Dugaan Pencemaran Sungai di Rohul
Jumat, 09-08-2024 - 10:05:11 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PASIR PENGARAIAN - Hingga sejauh ini, belum ada tanda-tanda kasus dugaan pencemaran Sungai Siabu Sumbek di Rokan Hulu, akan menemukan solusi. Masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Tani Sei Kuning, tetap menuntut Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT Sumatera Karya Agro (SKA) memberikan ganti rugi terkait ikan peliharaan mereka yang mati. Karena warga menduga, pencemaran itu terjadi akibat limbah PKS yang mengalir di sungai itu.

Terkait hal itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) mencoba melakukan mediasi antara kedua belah pihak, pada Selasa (6/8/2024) yang dilaksanakan di Kantor DLHK Rohul. Undangan pun disampaikan secara lisan melalui saluran telepon maupun via WhatsApp.

Pihak kelompok tani Desa Sei Kuning menilai acara tersebut bukanlah undangan yang resmi. Akhirnya mereka memilih tak datang menghadiri mediasi tersebut.

Para anggota kelompok tani meminta agar mediasi dilakukan di Kantor Desa Sei Kuning. Menurut mereka masalah ini harus juga diketahui oleh Kades.

Kepada GoRiau.com, Rabu (7/8/2024) Sekretaris Kelompok Tani Desa Sei Kuning, Irwansyah mengungkapkan kekesalannya. “Semua kami masyarakat disini mulai dari Kades, tokoh ulama, cerdik pandai, satupun tak ada yang dipandang. Macam udah hebat kali, di atas langit masih ada langit,” ingat Irwansyah.

Pihak PKS PT. SKA, saat dikonfirmasi GoRiau.com via saluran WhatsApp mengaku tetap menghadiri undangan tersebut meskipun mediasi gagal dilakukan. “Tapi mediasi gagal lantaran kelompok tani tak datang," ujar Humas PT SKA, Ridho.

Pihak PT SKA, tambah Ridho, setuju saja jika mediasi dilakukan di kantor Desa Sungai Kuning. Tapi keputusannya ada di DLHK Riau. "Kami ikut pemerintah saja, " ujarnya.

Sementara itu Nono Patria Pratama, Wakil Ketua DPRD Rohul, turut angkat bicara. Ia menilai PKS PT. SKA dan DLHK Provinsi Riau jangan menganggap remeh tuntutan warga tersebut.

“Masalah ganti rugi bisa selesai, tapi soal pencemaran air Sungai Siabu Sumbek lain lagi duduk perkaranya," ujar nya.

Makanya, Nono yang juga anggota Komisi IV DPRD Rohul ini mendesak DLHK Riau serta merta melakukan pemeriksaan apakah PKS PT. SKA ini sudah memiliki Amdal sesuai dengan yang disyaratkan. Termasuk dokumen perizinan lainnya yang diperlukan untuk kepentingan berdirinya Pabrik kelapa sawit tersebut.

“Jangan main-main dengan urusan pencemaran ini karena dampaknya buruk bagi lingkungan hidup dan warga terdampak,” pungkas Nono. (***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Belum Temukan Solusi, Warga Minta Mediasi Soal Dugaan Pencemaran Sungai di Rohul
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved