Riau12.com-PASIRPENGARAIAN- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) berhasil mencapai target secara nasional pada pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap pertama hingga 1 Agustus 2024 yakni 95,4 persen dari jumlah sasaran anak yang disuntik vaksin polio sebanyak 78.550 orang, tersebar di 145 desa dan kelurahan yang ada di 16 kecamatan se-Kabupaten Rohul.
Dalam artian, 74.935 anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari, telah diberikan imunisasi polio oleh petugas kesehatan di jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rohul. Cakupan PIN Polio tahap pertama tersebut merupakan tertinggi di Provinsi Riau.
"Syukur Alhamdulilah, berkat kerja sama dari seluruh pihak, cakupan PIN Polio Kabupaten Rohul tahap pertama hingga 1 Agustus 2024 mencapai 95,4 persen. Capaian imunisasi polio itu, sesuai dengan target nasional 95 persen, bahkan dari rekapan Cakupan PIN Polio tingkat Provinsi Riau, Rokan Hulu capaian tertinggi," ungkap Bupati Rohul H Sukiman melalui Plt Kepala Diskes Rohul drg Septien Asmarwiati menjawab riaupos.co, Jumat (2/8/2024), terkait cakupan PIN Polio tahap pertama di Kabupaten Rohul.
Sekretaris Diskes Rohul itu menjelaskan, cakupan PIN Polio tertinggi kedua di Riau yakni Kabupaten Pelalawan dari jumlah sasaran 62.441 anak, cakupan mencapai 57.509 anak atau 92,1 persen, disusul Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dari jumlah sasaran 65.032 anak, cakupan 59.282 orang atau 91,2 persen anak telah diberikan imunisasi.
Disebutnya, pelaksanaan PIN Polio tahap pertama secara serentak dimulai 23-29 Juli 2024. Setelah itu, jajaran Diskes Rohul melakukan sweeping bekerja sama dengan Camat, Kades, Lurah beserta perangkat hingga 1 Agustus 2024, cakupan imunisasi polio di Rohul berhasil mencapai 95,4 persen.
"Kami dari jajaran Diskes Rohul akan berupaya maksimal bisa mencapai target 100 persen, dengan memafaatkan waktu yang ada menjelang dimulainya pelaksanaan PIN Polio tahap kedua yakni 6-12 Agustus 2024. Dengan menjemput bola dan sweeping ke rumah-rumah dan sekolah, guna menyasar anak untuk diberikan imunisasi Polio," katanya.
Septien mengatakan, cakupan PIN Polio sebanyak 95,4 persen di Kabupaten Rohul per 1 Agustus 2024, merata di 16 kecamatan, dengan harapan terbentuknya kekebalan kelompok pada anak usia 8 bulan kurang 1 hari. Guna mencegah penyebaran virus Polio dan munculnya kasus polio berisiko.
"Pemberian imunisasi Polio pada anak usia 0-7 tahun 11 bulan 29 hari sangat penting, untuk mencegah virus polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan permanen, terutama pada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi polio lengkap," tuturnya.
Dia berharap pada pelaksanaaaan PIN Polio tahap kedua yang dimulai 6-12 Agustus 2024, cakupan pemberian imunisasi pada anak bisa terealisasi sesuai dengan cakupan PIN Polio pada tahap pertama. "Cakupan PIN Polio tingkat Kabupaten Rohul sebanyak 95,42 persen ini, berkat kerja sama dan kerja keras seluruh elemen baik Puskesmas, Camat, Kades dan Lurah beserta jajaran, TP PKK, Tenaga Kesehatan, kader Pos Yandu serta dukungan para orang tua dari anak-anak penerima imunisasi Polio di Rohul," tutup Septien.(***)
Sumber: Riaupos
Komentar Anda :