www.riau12.com
Minggu, 16-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Sudah Kecil, Tak Dibayar Pula: Nasib Guru MDA dan Guru Ngaji di Kuansing
Rabu, 03-12-2025 - 16:00:04 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING – Keterlambatan pembayaran gaji guru Madrasah Diniyyah Awwaliyah (MDA) dan guru mengaji di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menuai keluhan publik. Sejumlah warga menyoroti kondisi ini melalui unggahan di media sosial, mempertanyakan kinerja pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan guru agama.

Salah satu unggahan viral datang dari Khoir, warga yang aktif di Facebook. Dalam postingannya, ia menyampaikan kritik tajam kepada para pejabat daerah terkait belum cairnya gaji guru MDA dan guru ngaji hingga memasuki penghujung tahun 2025.

“Wahai pejabat yang terhormat, berikanlah gaji guru MDA itu. Tak kasian sama guru-guru agama anak kami ini,” tulis Khoir, Selasa (2/12/2025).

Pada tahun 2025 ini, gaji guru MDA atau Madrasah Diniyyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) di Kuansing hanya sebesar Rp200 ribu per bulan. Sementara gaji guru ngaji bahkan lebih kecil, yakni Rp100 ribu per bulan. Ironisnya, nominal yang kecil tersebut pun hingga kini belum mereka terima.

Kondisi ini memicu keprihatinan masyarakat, mengingat peran guru agama sangat vital dalam pembinaan karakter dan pendidikan keagamaan anak-anak, khususnya di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kuansing, Fiskal Darmawan, membenarkan bahwa gaji guru MDTA dan guru ngaji memang belum dibayarkan.

“Benar, gaji guru MDA dan guru ngaji yang berada di bawah Bagian Kesra saat ini belum dibayarkan. Untuk PAUD bukan kewenangan kami,” ujar Fiskal Darmawan saat dikonfirmasi, Selasa (2/12/2025).
Ia menjelaskan, untuk gaji guru MDTA tahun 2025, pihaknya telah mengajukan usulan pencairan dana ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing.

“Untuk guru MDTA sudah kami proses dan sudah disampaikan ke BPKAD,” terangnya.
Sementara itu, gaji guru ngaji, lanjutnya, masih dalam tahap pengumpulan administrasi atau amprah sebagai syarat pencairan.

“Guru ngaji saat ini masih kita kumpulkan amprah. Kalau sudah lengkap, baru kita sampaikan ke BPKAD,” ungkapnya.
Meski demikian, belum ada kepastian kapan dana tersebut akan dicairkan. Hal ini membuat para guru MDA dan guru ngaji masih harus bersabar menunggu hak mereka dibayarkan, meskipun tahun anggaran hampir berakhir.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat agar keterlambatan ini tidak terus berlarut-larut. Selain menyangkut hak para guru, persoalan ini juga dinilai mencerminkan keseriusan daerah dalam memprioritaskan pendidikan keagamaan.

“Jangan sampai guru agama hanya dimuliakan dalam pidato, tapi dianaktirikan dalam kebijakan anggaran,” ujar salah seorang warga Kuansing yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat mendesak agar BPKAD Kuansing dan Pemkab Kuansing segera mempercepat proses pencairan, demi menghormati jasa para guru yang telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda.

 




 
Berita Lainnya :
  • Sudah Kecil, Tak Dibayar Pula: Nasib Guru MDA dan Guru Ngaji di Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved