Pembangunan Sekolah Rakyat Kuansing Masuki Tahap Akhir, Fisik Diperkirakan Mulai 2026
Sabtu, 08-11-2025 - 13:55:51 WIB
Riau12.com-TELUKKUANTAN – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) segera memasuki tahap akhir sebelum pelaksanaan fisik dimulai. Meski proses finalisasi tengah diselesaikan, kemungkinan besar pembangunan gedung baru akan dimulai pada tahun 2026 mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kuansing, H Muklisin, Sabtu (8/11/2025). Ia menyebut, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program strategis yang difasilitasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
“Kemarin dibahas dalam rapat finalisasi persiapan kegiatan pembangunan Sekolah Rakyat tahap II tahun 2025 bersama Kementerian PUPR,” ujar Muklisin.
Menurutnya, dalam pembahasan tersebut, Kabupaten Kuansing menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang masuk dalam program pembangunan Sekolah Rakyat tahap II tahun 2025. Seluruh persyaratan administratif telah disetujui, dan saat ini pihaknya hanya menunggu penyelesaian beberapa dokumen teknis seperti Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan dokumen lingkungan (Amdal/UKL-UPL).
“Semua persyaratan sudah disetujui. Tinggal melengkapi PBG dan dokumen lingkungan. Untuk proses lelang fisik pembangunan gedung juga sudah berjalan, bahkan kini sedang dalam tahap penetapan pemenang tender,” jelas Muklisin.
Ia menambahkan, setelah pemenang tender ditetapkan dan kontrak kerja ditandatangani, pembangunan akan segera dimulai. Namun, melihat sisa waktu yang terbatas di tahun 2025, pelaksanaan pembangunan fisik kemungkinan besar baru bisa dimulai pada awal tahun 2026.
“Begitu lelang selesai dan kontrak ditandatangani, Insyaallah langsung kita mulai. Tapi melihat waktunya, kemungkinan dimulai tahun depan,” katanya.
Muklisin berharap, keberadaan Sekolah Rakyat ini nantinya dapat membantu anak-anak Kuansing dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. “Pendidikan dasar adalah hal yang wajib. Sekolah Rakyat ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan menyekolahkan anaknya,” tutupnya.
Komentar Anda :