www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Suhardiman Amby: Potensi Emas Kuansing Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat
Kamis, 09-10-2025 - 11:15:19 WIB

TERKAIT:
   
 

iau12.com-KUANSING — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) menyadari penghentian aktivitas penambangan emas dapat berdampak pada perekonomian masyarakat. Untuk itu, Pemkab Kuansing telah mengajukan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) seluas 14.000 hektare ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Bupati Kuansing Suhardiman Amby memastikan WPR yang diajukan jauh dari aliran sungai untuk menghindari dampak buruk terhadap lingkungan. "Lokasinya tidak di aliran sungai dan jauh dari sungai agar tidak berdampak buruk pada lingkungan," ujarnya, Rabu (8/10/2025).

Meskipun WPR masih dalam proses persetujuan di kementerian, penambang dapat mengajukan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) mulai saat ini melalui Dinas Penanaman Modal Kabupaten Kuansing. Suhardiman menambahkan, pemerintah daerah juga berupaya menyederhanakan proses perizinan untuk perorangan dan koperasi, yang dapat mengelola WPR seluas 5–10 hektare, dengan izin dikelola di tingkat desa untuk lahan maksimal 3 hektare.

Selain mempercepat proses perizinan, Pemkab Kuansing menekankan pentingnya pengelolaan tambang emas yang ramah lingkungan. Pemerintah akan memberikan pelatihan pengolahan emas tanpa merkuri, edukasi terkait AMDAL, serta melakukan reboisasi dan rehabilitasi lahan.

Bupati Suhardiman menegaskan, potensi emas yang tersebar di seluruh wilayah Kuansing seharusnya dikelola oleh masyarakat dengan dukungan pemerintah. "Negara harusnya hadir untuk kesejahteraan masyarakat," tutupnya.




 
Berita Lainnya :
  • Suhardiman Amby: Potensi Emas Kuansing Harus Dikelola untuk Kesejahteraan Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved