www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Aksi Anarkis Warnai Penertiban PETI di Kuansing, Mobil Kapolres dan Satlantas Dirusak
Rabu, 08-10-2025 - 08:53:07 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING-Aksi anarkis massa terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, saat aparat kepolisian melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Dalam insiden tersebut, mobil dinas milik Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky dirusak oleh sekelompok massa yang menolak penertiban.

Dalam video yang beredar, tampak mobil Toyota Fortuner berwarna hitam milik Kapolres mengalami kerusakan parah. Kaca depan dan samping pecah, sementara di dalam mobil hanya terlihat topi bertuliskan “Kapolres” serta tongkat komando.

Tidak hanya itu, satu unit mobil double cabin milik Satlantas Polres Kuansing juga mengalami kerusakan serupa. Kaca belakang mobil pecah akibat lemparan batu oleh massa di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengecam keras tindakan anarkis tersebut. Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas negara merupakan tindak pidana dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Polda Riau mengecam keras tindakan anarkis dan perusakan fasilitas negara oleh masyarakat yang menolak penertiban PETI,” tegas Herry, Selasa (7/10/2025).

Kapolda memastikan seluruh tindakan aparat di lapangan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan dijalankan secara profesional.

“Seluruh tindakan personel dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai SOP. Keselamatan personel menjadi prioritas utama, namun ketegasan dalam penegakan hukum terhadap PETI tetap dijalankan,” jelasnya.

Pasca insiden, Polda Riau meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing, TNI, BPBD, serta berbagai instansi terkait guna menjaga situasi keamanan dan memastikan proses hukum berjalan adil.

Operasi penertiban PETI, lanjut Kapolda, merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam menjalankan program Green Policing, yaitu penegakan hukum yang berpihak pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

“Penegakan hukum ini bukan untuk menghukum masyarakat, tetapi untuk menyelamatkan lingkungan dan menegakkan keadilan ekologis di Riau. Polda Riau berkomitmen menjaga tuah dan marwah bumi Lancang Kuning dengan langkah yang tegas, terukur, dan humanis,” tandas Herry.




 
Berita Lainnya :
  • Aksi Anarkis Warnai Penertiban PETI di Kuansing, Mobil Kapolres dan Satlantas Dirusak
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved