Aksi Anarkis Warnai Penertiban PETI di Kuansing, Mobil Kapolres dan Satlantas Dirusak
Riau12.com-KUANSING-Aksi anarkis massa terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, saat aparat kepolisian melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI). Dalam insiden tersebut, mobil dinas milik Kapolres Kuansing AKBP Raden Ricky dirusak oleh sekelompok massa yang menolak penertiban.
Dalam video yang beredar, tampak mobil Toyota Fortuner berwarna hitam milik Kapolres mengalami kerusakan parah. Kaca depan dan samping pecah, sementara di dalam mobil hanya terlihat topi bertuliskan “Kapolres†serta tongkat komando.
Tidak hanya itu, satu unit mobil double cabin milik Satlantas Polres Kuansing juga mengalami kerusakan serupa. Kaca belakang mobil pecah akibat lemparan batu oleh massa di Desa Pulau Bayur, Kecamatan Cerenti.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengecam keras tindakan anarkis tersebut. Ia menegaskan bahwa perusakan fasilitas negara merupakan tindak pidana dan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Polda Riau mengecam keras tindakan anarkis dan perusakan fasilitas negara oleh masyarakat yang menolak penertiban PETI,†tegas Herry, Selasa (7/10/2025).
Kapolda memastikan seluruh tindakan aparat di lapangan dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan dijalankan secara profesional.
“Seluruh tindakan personel dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai SOP. Keselamatan personel menjadi prioritas utama, namun ketegasan dalam penegakan hukum terhadap PETI tetap dijalankan,†jelasnya.
Pasca insiden, Polda Riau meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Kuansing, TNI, BPBD, serta berbagai instansi terkait guna menjaga situasi keamanan dan memastikan proses hukum berjalan adil.
Operasi penertiban PETI, lanjut Kapolda, merupakan bagian dari komitmen Polda Riau dalam menjalankan program Green Policing, yaitu penegakan hukum yang berpihak pada pelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Penegakan hukum ini bukan untuk menghukum masyarakat, tetapi untuk menyelamatkan lingkungan dan menegakkan keadilan ekologis di Riau. Polda Riau berkomitmen menjaga tuah dan marwah bumi Lancang Kuning dengan langkah yang tegas, terukur, dan humanis,†tandas Herry.
Komentar Anda :