www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
BKPP Kuansing Buka Ruang Aduan, Waspadai Oknum Pemalsu Janji Pelantikan PPPK
Kamis, 02-10-2025 - 11:39:08 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANTAN SINGINGI – Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kuantan Singingi mengimbau calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) agar mewaspadai upaya penipuan yang mengatasnamakan percepatan pelantikan.

Pelantikan PPPK di Kuansing saat ini dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kondisi keuangan daerah serta kebutuhan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Situasi ini dinilai rawan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.

"Kami tegaskan, tidak ada sistem ‘setor dulu baru dilantik’. Jika ada yang mengaku bisa mempercepat pelantikan dengan imbalan uang, segera laporkan ke pihak kepolisian. Itu murni penipuan," tegas Kepala BKPP Kuansing, Muradi, Rabu (1/10/2025).

Muradi menegaskan, proses pelantikan berdasarkan skala prioritas OPD, bukan kedekatan atau kekerabatan, dan semua tahapan berjalan sesuai regulasi dan transparan. BKPP juga membuka ruang pengaduan jika ada indikasi pungutan liar atau praktik curang lainnya.

Saat ini, BKPP sedang menunggu konfirmasi dari masing-masing OPD terkait formasi PPPK yang paling mendesak untuk segera dilantik. Sebelumnya, BKPP telah menyurati seluruh OPD untuk mendata kebutuhan PPPK yang sangat dibutuhkan agar bisa segera dipekerjakan.

"Pelantikan penuh waktu tetap akan dilakukan, namun tidak serentak. Kami harus menyesuaikan dengan dana transfer yang masuk ke daerah agar kas daerah tetap mampu membayar gaji PPPK yang dilantik," tambah Muradi.

Pelantikan bertahap dinilai sebagai solusi terbaik di tengah kondisi keuangan daerah yang menuntut efisiensi anggaran, dan DPRD Kuansing pun telah memahami mekanisme ini saat Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu.

Muradi menekankan, Pemkab Kuansing tidak ingin menganiaya PPPK dan CPNS dengan mempekerjakan mereka sementara anggarannya belum tersedia. Selama menunggu, CPNS yang telah menerima SK dapat bekerja di tempat lain sampai penempatan resmi diterbitkan.

"Jika SK diterbitkan tetapi anggaran belum ada, sama saja menganiaya mereka," pungkas Muradi.



 
Berita Lainnya :
  • BKPP Kuansing Buka Ruang Aduan, Waspadai Oknum Pemalsu Janji Pelantikan PPPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved