www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kebun Pemda Kuansing Kembali Dibobol PETI, Lahan Rusak Meski Tanaman Karet Selamat
Senin, 29-09-2025 - 11:50:31 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING — Kebun milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kuantan Singingi (Kuansing) di Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, kembali menjadi sasaran Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Peristiwa ini terungkap saat tim Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing  melakukan peninjauan lokasi pada Jumat (26/9/2025).

 Temuan PETI

Kepala Disbunnak Kuansing, Andriyama Putra, menyampaikan bahwa tim menemukan 7 rakit PETI yang tidak beroperasi di lahan kebun.

 â€œSaat itu kami menemukan 7 rakit PETI yang tidak beroperasi. Tidak ada penambang, hanya rakit yang kami temukan,” ujar Andriyama, Minggu (28/9/2025).

Seluruh rakit PETI tersebut segera dimusnahkan oleh tim Disbunnak.

Dampak Kerusakan Lahan

Kebun Pemda Kuansing seluas sekitar 80 hektare itu ditanami karet dan sebelumnya pernah menjadi sasaran PETI awal 2025. Meskipun **tanaman karet tidak rusak, lahan bekas galian PETI mengalami kerusakan parah berupa fan dan gundukan pasir serta kerikil, sehingga tidak dapat ditanami karet maupun sawit.

Andriyama menegaskan bahwa meskipun pelaku tidak tertangkap basah, Pemkab belum melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

 â€œKita akan rutin memantau kondisi kebun agar tidak dirusak oleh aktivitas PETI,” ujarnya menambahkan, menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap aset daerah tersebut.

Langkah Pengawasan

Disbunnak sebelumnya sempat mengusir sejumlah alat berat yang beroperasi ilegal di kebun Pemda. Pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan patroli dan pengawasan, demi melindungi aset daerah dan menjaga kelangsungan tanaman karet sebagai sumber pendapatan pemerintah daerah.

 â€œPengawasan akan diperketat, supaya kebun Pemda tetap aman dan produktif. Kami tidak ingin aset daerah terus-menerus dirusak aktivitas PETI,” tutup Andriyama.




 
Berita Lainnya :
  • Kebun Pemda Kuansing Kembali Dibobol PETI, Lahan Rusak Meski Tanaman Karet Selamat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved