www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kelangkaan Pasokan Picu Harga Cabai Merah di Kuansing Naik Rp100 Ribu/Kg, Solusi dari Lampung Disiapkan
Rabu, 24-09-2025 - 14:37:06 WIB

TERKAIT:
   
 

 Riau12.com-KUANTAN SINGINGI – Harga cabai merah keriting di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, meroket hingga Rp100 ribu per kilogram. Kenaikan harga ini membuat ibu rumah tangga kesulitan membeli kebutuhan pokok sehari-hari.

“Tak kuat kita beli cabai, harganya sama pedas dengan rasanya, Rp100 ribu per kilo,” keluh Lia , seorang ibu rumah tangga, usai berbelanja di Pasar Modern Telukkuantan, Rabu (24/9/2025) pagi.

Keluhan serupa juga disampaikan Fitri, perempuan berjilbab yang mengaku kecewa karena harga cabai tetap tinggi meski berharap turun sejak Ahad kemarin. “Ahad kemaren harganya sudah Rp100 ribu, dan saya berharap hari ini turun, ternyata tidak, masih sama,” ujarnya.

 Pasokan dari Sumbar Menipis

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kuansing, Masnur, melalui Kabid Perdagangan Yean Asnudi , menyatakan melonjaknya harga cabai merah disebabkan pasokan dari Sumatera Barat (Sumbar) menipis.

“Suplai dari Sumbar sedikit, itu yang membuat harga melonjak. Kuansing masih tergantung pada sayur-mayur termasuk cabai dari Sumbar. Jadi, ketika suplai berkurang, harga langsung naik,” terang Yean Asnudi.

Sebagai upaya menstabilkan harga, pemerintah daerah kini sedang menjalin komunikasi untuk mendatangkan cabai dari Lampung, yang harga pasarnya relatif lebih murah, sekitar Rp75 ribu per kilogram.

“Kalau untuk operasi pasar, kita tidak bisa karena tidak ada anggaran. Memang beberapa waktu lalu ada operasi pasar di Kuansing, tapi tidak ada komoditi cabai,” tambah Yean.

 Tekanan bagi Rumah Tangga

Melonjaknya harga cabai ini menjadi tekanan tambahan bagi masyarakat, terutama ibu rumah tangga, yang harus menyesuaikan anggaran belanja harian. Pemerintah daerah pun diharapkan segera menemukan solusi pasokan agar harga cabai kembali stabil dan terjangkau.




 
Berita Lainnya :
  • Kelangkaan Pasokan Picu Harga Cabai Merah di Kuansing Naik Rp100 Ribu/Kg, Solusi dari Lampung Disiapkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved