www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Ulama Kuansing Ingatkan Pemerintah Tak Berfoya-foya Pasca Pacu Jalur, Ekonomi Warga Masih Sulit
Kamis, 18-09-2025 - 10:54:39 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Teluk Kuantan – Festival Pacu Jalur Tradisional Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) 2025 yang digelar sejak Juni hingga Agustus lalu ternyata menyisakan persoalan ekonomi bagi sebagian masyarakat. Besarnya biaya yang dikeluarkan untuk mendukung kegiatan pacu membuat kondisi keuangan rumah tangga menjadi tidak stabil.

Epi (47), seorang ibu rumah tangga sekaligus penjual gorengan di Kuansing, mengaku tabungannya terkuras habis untuk mengikuti rangkaian pacu jalur, khususnya saat pelaksanaan di Teluk Kuantan.

“Tabungan pun kalau pacu dikuras. Apalagi untuk pacu Agustus di Teluk Kuantan, semua dihabiskan. Karena memang seperti itulah kalau pacu. Jadi, kini harapannya pemulihan dulu dengan kembali buka usaha kecil-kecilan di kampung,” ujar Epi, Rabu (17/9/2025).

Fenomena ini turut mendapat sorotan dari kalangan ulama Kuansing. Pendiri Pondok Pesantren Markazul Quran Wassunnah Kuansing, Ustaz H Mulkan M Sarin, mengingatkan agar para pemimpin daerah tidak larut dalam euforia pesta rakyat, sementara kondisi ekonomi sebagian warganya masih sulit.

“Intinya, kami sebagai ulama punya kewajiban mengingatkan umarah atau pemimpin di negeri ini, jangan selalu berpesta di tengah kesulitan ekonomi rakyat,” tegas Ustaz Mulkan, Kamis (18/9/2025).

Ia menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing seharusnya lebih jeli dalam menentukan skala prioritas penggunaan anggaran, meski anggaran tersebut berasal dari pihak ketiga.

“Seharusnya pemerintah kita melihat skala prioritas terhadap penggunaan anggaran sesuai kebutuhan masyarakat saat ini,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan yang lebih mendesak saat ini justru pembangunan infrastruktur jalan, perbaikan bangunan sekolah, penguatan irigasi untuk petani, serta subsidi pupuk.

“Kebutuhan itu lebih penting dibandingkan melaksanakan acara atau pesta sebagai kado HUT Kuansing 2025. Apalagi pacu jalur besar baru saja selesai digelar beberapa pekan lalu,” pungkas Ustaz Mulkan.




 
Berita Lainnya :
  • Ulama Kuansing Ingatkan Pemerintah Tak Berfoya-foya Pasca Pacu Jalur, Ekonomi Warga Masih Sulit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved