www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pacu Jalur Kuansing Melangkah ke UNESCO, Disbudpar Pilih Jalur Ekstensi dengan Dukungan China
Jumat, 12-09-2025 - 09:56:17 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Kuantan Singingi – Festival Pacu Jalur, tradisi kebanggaan masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing), resmi melangkah menuju panggung dunia. Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kuansing memastikan akan mendaftarkan Pacu Jalur ke UNESCO melalui jalur Ekstensi, setelah melalui konsultasi mendalam dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Kepala Disbudpar Kuansing, Azhar, menjelaskan ada tiga jalur yang dapat ditempuh untuk mengajukan warisan budaya ke UNESCO: Mandiri, Multinasional, dan Ekstensi. Setelah diskusi bersama staf ahli Kemenpar, pilihan akhirnya jatuh pada jalur Ekstensi.

“Jalur ini paling efektif, karena memungkinkan Pacu Jalur bergabung dengan nominasi yang sudah ada. Prosesnya lebih cepat dibanding jalur mandiri atau multinasional yang bisa memakan waktu lebih dari lima tahun akibat keterbatasan kuota tahunan,” ujar Azhar, Kamis (11/9/2025).

Lebih jauh, Azhar menyebut jalur Ekstensi memberi peluang Pacu Jalur mendapat pengakuan global dengan dukungan negara lain yang memiliki tradisi serupa. Salah satunya adalah Republik Rakyat China (RRC), yang juga dikenal memiliki tradisi budaya mendayung yang mirip dengan Pacu Jalur.

“Kami sudah menjalin komunikasi dengan pihak Kedutaan Besar China. Dukungan Tiongkok menjadi kunci karena adanya kesamaan elemen budaya. Dengan begitu, proses pendaftaran Pacu Jalur ke UNESCO akan lebih mudah,” jelasnya.

Festival Pacu Jalur sendiri setiap tahunnya menjadi magnet wisata Riau. Ribuan penonton dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, tumpah ruah di Sungai Kuantan menyaksikan jalur-jalur kayu panjang yang berpacu dengan semangat kebersamaan.

Dengan masuknya Pacu Jalur ke dalam daftar warisan budaya dunia UNESCO, diharapkan tradisi ini tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga menjadi ikon internasional yang membawa nama baik Riau dan Indonesia.




 
Berita Lainnya :
  • Pacu Jalur Kuansing Melangkah ke UNESCO, Disbudpar Pilih Jalur Ekstensi dengan Dukungan China
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved