www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
171 CPNS Kuansing Terombang-ambing: SK Sudah Terbit, SPMT Tak Kunjung Keluar, Gaji Tertahan 3 Bulan
Selasa, 09-09-2025 - 13:34:47 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TELUKKUANTAN – Kegelisahan melanda 171 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Pasalnya, meski telah resmi diangkat sebagai CPNS sejak awal Juni 2025, hingga kini mereka belum juga menerima surat perintah melaksanakan tugas (SPMT).

Kondisi ini membuat para CPNS tak bisa mulai bekerja, apalagi menerima gaji. Akibatnya, banyak dari mereka harus menanggung kerugian ganda.

“SK sudah keluar sejak Juni, dan kami diminta segera bersiap bekerja. Banyak dari kami sudah mengundurkan diri dari pekerjaan lama demi status ASN. Tapi sampai sekarang belum juga mulai kerja, apalagi menerima gaji,” ungkap salah seorang CPNS yang enggan disebut namanya, Selasa (9/9/2025).

Kerugian yang dialami tidak sedikit. Selama tiga bulan, mereka kehilangan penghasilan, sementara rata-rata kebutuhan hidup terus berjalan. Ditaksir, tiap CPNS merugi hingga belasan juta rupiah. Bahkan, sebagian sudah pindah ke Kuansing untuk bersiap bertugas, dengan biaya kontrakan dan kebutuhan sehari-hari yang harus ditanggung sendiri.

Merasa terombang-ambing tanpa kepastian, para CPNS akhirnya melayangkan pengaduan ke DPRD Kuansing pada Senin (8/9/2025). Mereka meminta dewan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait, yakni Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), hingga Ombudsman RI Perwakilan Riau.

“Kami hanya butuh kepastian. Kami sudah resmi jadi ASN sejak terima SK, tapi sampai hari ini kejelasan terkait SPMT untuk memulai bekerja dan digaji belum ada juga,” tegas sumber tersebut.

Para CPNS berharap DPRD Kuansing mampu mendesak pemerintah daerah agar memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan keterlambatan sekaligus memastikan hak-hak mereka terlindungi. Kehadiran Ombudsman dianggap penting agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut-larut.




 
Berita Lainnya :
  • 171 CPNS Kuansing Terombang-ambing: SK Sudah Terbit, SPMT Tak Kunjung Keluar, Gaji Tertahan 3 Bulan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved