Dari Water Front City hingga Rumah Adat, Kementerian PU Survei Komprehensif Kawasan Pariwisata Pacu Jalur Kuansing
Riau12.com-TELUKKUANTAN – Usulan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) untuk menata kawasan pariwisata Pacu Jalur mulai mendapat respons serius dari pemerintah pusat. Hal ini menyusul kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka pada gelaran Pacu Jalur 2025 lalu.
Bupati Kuansing, Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan usulan tersebut langsung kepada Wapres, yang kemudian menindaklanjuti dengan memerintahkan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan survei lapangan.
“Hari ini, tiga orang staf Kementerian PU telah tiba di Kuansing dan melakukan survei,†ujar Sekretaris Dinas PUPR Kuansing, Deswan Antoni, Jumat (29/8/2025).
Survei dilakukan secara menyeluruh, dari Jembatan Pulau Aro hingga Jembatan Gantung Desa Sawah-Desa Seberang Taluk, dengan tujuan mengumpulkan seluruh data terkait rencana pembangunan kawasan pariwisata Pacu Jalur seluas 30 hektare. Hasil survei dijadwalkan dilaporkan ke Jakarta pada Sabtu.
“Kementerian PU mengusulkan pembangunan kawasan Pacu Jalur dalam APBN,†tambah Deswan Antoni. Meskipun APBN 2026 sudah disahkan, sistem di pusat memungkinkan adanya pergeseran anggaran untuk menindaklanjuti kunjungan Presiden dan Wapres ke suatu daerah.
Pemerintah Kabupaten berharap pembangunan dapat dimulai pada 2026, meski mengingat besarnya dana yang dibutuhkan, proyek kemungkinan dilakukan secara bertahap dalam dua tahun. Penataan ini tidak hanya mencakup pembangunan waterfront city, tetapi juga infrastruktur pendukung lainnya seperti ruang terbuka hijau, pujasera, fasilitas umum, cottage atau penginapan, dan rumah adat.
Deswan menambahkan, perencanaan akses masuk ke kawasan pariwisata juga menjadi perhatian, agar jalur-jalur masuk penonton ke arena Pacu Jalur tertata rapi dan tidak menimbulkan kemacetan.
“Semua bisa saja direvisi atau direview berdasarkan masukan dari Sekretariat Wapres, Kementerian PU, Kementerian Pariwisata, dan pihak lain yang berpengalaman dalam pembangunan kawasan pariwisata prioritas di Indonesia,†jelasnya.
Selain penataan kawasan Pacu Jalur, Kementerian PU juga melakukan survei lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di belakang Sport Center, yang juga dijadwalkan dibangun pada 2026.
Dengan langkah ini, diharapkan Pacu Jalur bukan hanya menjadi arena olahraga tradisional, tetapi juga kawasan pariwisata yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Komentar Anda :