www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Tenggat Waktu Sampai Rabu, Bupati Kuansing Minta PETI Dihentikan
Senin, 28-07-2025 - 15:51:48 WIB

TERKAIT:
   
 

KUANSING-Riau12.com- Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) tak kunjung reda. Karenanya, Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby memberi tenggat waktu terhadap aktivitas yang merusak lingkungan itu. Ia meminta, Rabu (30/7/2025), PETI yang beroperasi di wilayah Kuansing ini sudah dihentikan.

Bupati Suhardiman meminta agar masyarakat yang melakukan aktivitas PETI memiliki kesadaran sendiri untuk menghentikan semua aktivitas itu. Jika tak kunjung berhenti, pihaknya bersama Polri dan TNI akan turun langsung menindaknya ke lapangan.

"Masyarakat yang masih melakukan aktivitas PETI di sepanjang sungai Kuantan, anak-anak sungai dan lokasi lainnya, paling lambat Rabu ini harus berhenti sendiri," pinta Suhardiman Amby usai melakukan rapat koordinasi bersama Polres Kuansing, Kodim Inhu yang diwakili Danramil Kuantan Tengah, Dinas dan badan serta camat se Kuansing, di Kantor Bupati Kuansing, Senin (28/7/2025).
"Bila tidak, kami akan lakukan penertiban bersama," sambung Suhardiman.

Menurut Suhardiman, penertiban terhadap PETI penting dilakukan untuk mengembalikan air sungai Kuantan yang bersih dan jernih. Tidak seperti sekarang, airnya keruh dan tidak bisa dimanfaatkan untuk mandi oleh masyarakat Kuansing, karena lingkungan di sungai juga ikut rusak.

Apalagi even pacu jalur tengah dilaksanakan di Kuansing, dan juga puncaknya di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Sebab itu, kata Suhardiman, aie sungai harus jernih. Ditambah pada iven pacu jalur ini akan banyak di hadiri duta-duta besar, tamu-tamu negara seperti menteri negara, wisatawan asing, dan tamu-tamu lainnya.
"Sangatlah tak enak dipandang mata dengan begitu banyak tamu luar datang, aktivitas PETI berlangsung, air sungai kuantan keruh seperti ini. Makanya, untuk memulihkan itu harus zero PETI di Kuansing," desak Suhardiman Amby.(***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Tenggat Waktu Sampai Rabu, Bupati Kuansing Minta PETI Dihentikan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved