www.riau12.com
Jum'at, 21-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Sejak Merdeka tak Pernah Diaspal, Ruas Jalan di Kuansing Ini Akhirnya Mulus dan Diberi Nama Jalan Syahrul Aidi Maazat
Senin, 09-06-2025 - 14:43:49 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TELUKKUANTAN – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) meresmikan sejumlah ruas jalan sepanjang 22 kilometer, salah satunya adalah jalan penghubung Kecamatan Logas Tanah Darat dan Kuantan Hilir. Jalan yang sejak Indonesia merdeka belum pernah diaspal itu kini telah mulus dan diberi nama Syahrul Aidi Maazat, sebagai bentuk penghargaan kepada anggota Komisi V DPR RI tersebut.

Peresmian dilakukan Minggu (8/6/2025) malam dan dihadiri langsung oleh Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, bersama jajaran. Hadir pula anggota DPRD Kuansing seperti Syafril, Hengki Prima Hidayat, dan Hardiamon. Kegiatan berlangsung sejak siang hingga malam dalam suasana maraton namun berjalan lancar.

“Atas nama Pemkab dan masyarakat Kuansing, saya mengucapkan terima kasih kepada Syahrul Aidi yang telah memperjuangkan pembangunan ruas jalan yang sangat dinantikan masyarakat ini. Kini jalan ini kami namakan Syahrul Aidi Maazat,” ujar Suhardiman.

Ruas jalan yang diresmikan sepanjang 17,3 kilometer itu sebelumnya belum pernah tersentuh pengaspalan sejak masa kemerdekaan. Melalui perjuangan Syahrul Aidi di Senayan, jalan tersebut akhirnya dibangun dan kini bisa dinikmati masyarakat.

Syahrul Aidi menyampaikan bahwa tugas pemerintah adalah membangun infrastruktur, sementara masyarakat memikul tanggung jawab untuk menjaganya.

“Tugas pemerintah itu membangun jalan, tugas kami sebagai wakil rakyat memperjuangkannya. Tapi tugas menjaga dan merawatnya adalah tanggung jawab bersama. Jangan sampai setelah dibangun, kita membiarkannya rusak. Yang rugi kita sendiri,” ungkapnya.

Ia menambahkan, menjaga infrastruktur yang telah dibangun merupakan bentuk amal.

“Menjaga jalan yang telah dibangun adalah bentuk pahala. Bahkan membuang duri dari jalan saja itu bernilai ibadah, apalagi merawat jalan agar tidak rusak,” jelas anggota Fraksi PKS dua periode ini.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Sejak Merdeka tak Pernah Diaspal, Ruas Jalan di Kuansing Ini Akhirnya Mulus dan Diberi Nama Jalan Syahrul Aidi Maazat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved