www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
SPI 2024 Terendah se-Riau, Bupati Kuansing Boyong Ketua DPRD dan Pj Sekda ke KPK
Rabu, 21-05-2025 - 09:44:45 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING - Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby bersama Ketua DPRD Juprizal dan Pj Sekda Fahdiansyah mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (19/5/2025) kemarin.

Suhardiman Amby, Selasa (20/5/2025) mengatakan kedatangannya bersama Juprizal dan Fahdiansyah ke gedung lembaga anti rasuah itu untuk memenuhi undangan Rapat Koordinasi.

"Tidak hanya kepala daerah dari Riau, ada juga kepala daerah dari Sumut, Sumbar, Aceh hingga Bengkulu," ujar Suhardiman.

Menurut Suhardiman, Rakor tersebut adalah Penguatan Sinergi Kolaborasi antara KPK dan Pemda dalam rangka pemberantasan korupsi.

Dalam Rakor tersebut kata Suhardiman, dijelaskan terkait penegakan dan pencegahan anti-korupsi.

"Ada juga koordinasi antara pemerintah daerah dengan DPRD, penyusunan anggaran dan optimalisasi pendapatan agar maksimal," ujarnya.

Suhardiman pun menyambut baik Rakor tersebut.

Ia menilai bahwa program ini merupakan upaya preventif yang sangat penting guna menjaga integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih di seluruh daerah, termasuk Kabupaten Kuantan Singingi.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara KPK dan pemerintah daerah, diharapkan praktik-praktik korupsi dapat dicegah sejak dini dan pelayanan publik dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

"Langkah ini sangat kami apresiasi. Ini bukan hanya bentuk koordinasi teknis, tetapi juga sebuah komitmen bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi," ujar Suhardiman Amby.

Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) tahun 2024. 

Untuk wilayah Riau, Indeks SPI terendah tahun 2024 disematkan kepada Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dengan skor 63,12.

Di posisi kedua paling jeblok yakni Kota Pekanbaru dengan Indeks sebesar 68,09.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • SPI 2024 Terendah se-Riau, Bupati Kuansing Boyong Ketua DPRD dan Pj Sekda ke KPK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved