Konektivitas Tiap Daerah Masih Minim, Kuansing Butuh Rp 285 Miliar Untuk Pembangunan Infrastruktur
Jumat, 09-05-2025 - 13:37:04 WIB
Riau12.com-KUANSING - Sejak terbentuk sebagai kabupaten pada 1999 silam, ternyata masih banyak wilayah di Kuantan Singingi (Kuansing) yang belum terhubung oleh infrastruktur yang representatif.
Masih banyak jalan di wilayah Kuansing yang berupa tanah dan jembatan yang tidak laik.
Hal itu membuat sejumlah desa di Kuansing terisolasi dari daerah lain.
Pembangunan infrastruktur tersebut tentunya tidak lepas dari campur tangan pemerintah pusat.
Bupati Kuansing Suhardiman Amby menejelaskan Pemkab telah mengusulkan proposal pembanguan infrastruktur ke Kementerian PUPR untuk membuka akses di sejumlah wilayah.
Ia berharap, pembangunan tersebut dapat terealisasi pada 2026.
"Proposal aggaranya sudah kita ajukan ke Kementrian PUPR kemarin. Saya berharap 2026 terealisasi," ujar Suhardiman Amby, Kamis (8/5/2025).
Adapun pembangunan tersebut yaitu, pembangunan jembatan Sungai Jake, pembangunan jembatan Sungai Kuning, pembangunan jembatan Sungai Teso, pembangunan jembatan Pulau Padang, pembangunan jembatan Sungai Kukok, peningkatan ruas jalan Sako – Trans SKP II, dan peningkatan jalan Saik – Koto Kombu.
Suhardiman Amby menjelaskan, pembangunan jalan dan jembatan tersebut menelan anggaran ratusan miliar.
"Program konektivitas daerah ini membutuhkan anggaran Rp 285 miliar. Tidak mungkin dibebankan ke daerah, bisa habis APBD kita," ujarnya.
Selain itu, ia juga mengusulkan adanya pembangunan jalan Tol yang menghubungkan Kuansing dengan Pekanbaru dan Kabupaten Dharmasraya, Sumbar.
Dimana jalan Tol tersebut merupakan bagian dari Dharmasraya-Kuansing-Rengat yang telah masuk dalam rencana umum Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sejak 2021 lalu.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :