www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Lapuk, DPRD Kuansing Desak Perbaiki Jembatan Sungai Bawang Singingi
Minggu, 04-05-2025 - 19:03:56 WIB

TERKAIT:
   
 

KUANSING-Riau12.com - Jembatan yang menghubungkan antar desa di Singingi, yang ada di Desa Sungai Bawang, Kecamatan Singingi, Kuantan Singingi (Kuansing) kondisinya memprihatinkan.

Lantai papan yang terpasang di rangka besi jembatan sudah lama lapuk. Kondisi ini membuat khawatir setiap pengendara yang melewatinya.

Melihat kondisi jembatan yang kian parah, anggota DPRD Kuansing Desi Guswita mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuansing memperbaikinya segera. Sebab kerusakan jembatan berpotensi mengancam keselamatan masyarakat yang melintas.

"Parah kondisinya. Sekarang sudah selayaknya diperbaiki. Jangan tunggu ada korban kecelakaan lagi di sini," ujar Desi Guswita kepada CAKAPLAH.COM di Telukkuantan, Sabtu (3/5/2025) kemarin.

Apalagi menurut Desi, Bupati Kuansing Suhardiman Amby tahun 2024 lalu menjanjikan akan memperbaiki jembatan dengan anggaran swakelola dari APBD Kuansing 2025.

Hal itu disampaikannya saat berkampanye di Desa Sungai Bawang. Karenanya, Desi Guswita yang juga juru kampanye Suhardiman-Mukhlisin saat itu mendesak agar jembatan ini secepatnya ditangani.

"Jembatan ini dijanjikan diperbaiki oleh Bupati tahun ini. Yang disampaikan saat kampanye lalu. Dan saya meyakinkan masyarakat agar ini didukung. Sekarang kondisi jembatan tambah parah. Kami minta ini diperbaiki segera," tagih Desi Guswita.

Dan diharapkan Politisi PKB Kuansing ini agar sikap kritik dirinya terhadap kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat, hendaknya tidak menjadi alasan bagi pemerintah untuk tidak memperbaikinya tahun ini.

"Ini janji mereka, bukan janji saya. Saat kampanye pemilihan legislatif, saya tidak pernah umbar janji kepada masyarakat, bahwa jika saya terpilih jadi dewan, maka saya bisa untuk membangun jembatan, jalan ataupun infrastruktur yang lainnya. Saya hanya berjanji ingin jadi dewan yang bermanfaat untuk masyarakat banyak, karena saya sadar betul bahwa dewan tidak pemegang anggaran, makanya tidak akan bisa untuk membangun jalan dan lainnya," beber Desi.
"Akan tetapi di saat pilkada, saya mengeluarkan janji untuk pengaspalan jalan Simpang Sambung dan jembatan penghubung Desa Sungai Bawang dengan desa lainnya, ini saya ucap atas instruksi calon bupati dan wakil bupati yang saya dukung. Sehingga jelas ini bukan janji saya, tapi janji mereka. Dan saya hanya jurkam yang akan menyampaikan pesan-pesan dari calon tersebut kalau mereka nantinya terpilih menjadi bupati dan wakil bupati," sambung Desi.

"Dan Alhamdulillah, pasangan yang saya dukung menang. Jadi, saya berharap mereka menepati janjinya kepada masyarakat. Dan jangan nanti dengan sikap kritik saya kepada pemerintah ini jadi menghambat perbaikan jembatan di desa kami," ucapnya.

Dan usaha anggota DPRD Kuansing ini untuk memperjuangkan aspirasi pembangunan jembatan penghubung Sungai Bawang dan aspal jalan poros ini, diakuinya, sudah memperjuangkannya hingga masuk dalam APBD 2025 ini.

Ia berharap, dengan sikap kritisnya kepada pemerintah tidak menghambat pembangunan jembatan dan pengaspalan tersebut.

"Ini sudah kami perjuangkan. Lewat pembahasan APBD 2025 di Banggar DPRD Kuansing lalu sudah disetujui. Tentu, kita sekarang mendesak agar pemerintah merealisasikannya segera. Karena ini kewenangan mereka untuk membangunnya lagi," jelasnya.

Diketahui, jembatan ini terakhir kali dibangun di masa Bupati Sukarmis sekitar 2012 lalu. Namun hingga kini, jembatan ini tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah.

Padahal jembatan rangka besi yang panjangnya sekitar 15 meter ini merupakan akses utama bagi warga untuk menjangkau desa-desa yang ada di Singingi. Termasuk juga akses utama menuju ibu kota kabupaten, Telukkuantan.

"Itu dibangun masih zamannya Pak Sukarmis. Sekitar tahun 2012. Sampai sekarang tak ada diperbaiki. Kalau rangkanya itu baja. Tapi, lantainya papan itu sudah rusak. Banyak yang bolong. Kami minta ini diperbaiki segera," desak Kepala Desa Sungai Bawang, Sapto Widodo terpisah, kemarin.(***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Lapuk, DPRD Kuansing Desak Perbaiki Jembatan Sungai Bawang Singingi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved