www.riau12.com
Sabtu, 22-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Gerindra Kuansing Desak Pemkab Bayar Gaji Guru MDA, Garim, dan Aparatur Desa
Jumat, 11-04-2025 - 14:58:26 WIB

TERKAIT:
   
 

KUANSING -Riau12.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Reky Fitro mendapati banyak laporan perihal mengenai gaji guru MDA, Garim Masjid, Honorer dan Aparatur Desa 2024 yang tak kunjung ada kepastian pembayarannya.

Anggota Komisi I DPRD Kuansing bidang Hukum dan Pemerintahan ini mengaku prihatin dengan kondisi itu.

Apalagi mereka ini tidak berani bersuara ke publik untuk menanyakan haknya itu, karena dirasuki ketakutan untuk menyampaikan kritik dan pendapat.

"Ini yang sedang terjadi. Bersuara nanti takut dimusuhi. Tak bersuara, tak ada kepastian. Dan kami dari DPC Gerindra Kuansing banyak mendapatkan laporan soal itu," kata Reky Fitro di Telukkuantan, Jumat (11/4/2025).

Ia mengaku prihatin terhadap kondisi keuangan Kuansing yang tidak stabil. Defisit ratusan miliar. Sebab itu menurutnya, Kuansing memiliki banyak kewajiban yang belum diselesaikan, seperti gaji honorer, petugas kebersihan, dan garim masjid, guru MDA, dan aparatur desa beserta BPD.

"Saya rasa persoalan-persoalan ini jauh lebih penting dan harus diatasi dulu karena bersifat urgent dibandingkan penambahan OPD," katanya.

Bahkan untuk pembayaran THR ASN saja, Pemkab Kuansing terpaksa berutang kepada Bank Riau sebesar Rp50 miliar. Ini tentu menambah beban keuangan daerah.

Karena Bupati Kuansing dalam bekerja dibantu Staf Khusus Bupati yang katanya ahli di bidangnya, maka Reky Fitro berharap, mereka juga membantu mencarikan solusi terhadap persoalan ini.

"Harusnya Staf Khusus ini dimaksimalkan untuk membantu Bupati dalam mencari solusi terkait persoalan-persoalan yang belum teratasi di Kuansing," sarannya.

Sebelumnya, Kabag Kesra Setda Kuansing Tasrum mengakui, kalau gaji atau honor para guru MDA mengalami tunda bayar akibat keterbatasan anggaran yang didapat untuk Januari hingga Maret kemarin.

"Berkas pengajuan sudah kita selesaikan. Sudah diajukan ke BPKAD. Cuma belum terealisasi, kemungkinan karena akibat keterbatasan ketersediaan anggaran yang ada," katanya kepada wartawan saat itu.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Gerindra Kuansing Desak Pemkab Bayar Gaji Guru MDA, Garim, dan Aparatur Desa
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved