www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
PKS PT SBL Diduga Terima Buah dari Kawasan TNTN, Edo: Sertifikasi RSPO dan ISPO Harus Segera Direvisi Pemerintah
Senin, 10-03-2025 - 09:46:29 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Pabrik kelapa sawit (PKS) PT. Subur Berkah Lestari (SBL) yang baru beroperasi kurang dari satu bulan diduga menerima dan menjamin masuknya buah sawit dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).

Seorang sopir dan warga setempat mengungkapkan bahwa marketing PKS PT. SBL berinisial Ag, yang merupakan pemilik DO tunggal, diduga langsung berkomunikasi dengan petani sawit dari kawasan TNTN.

"Mereka (Ag, Lo, dan Yh) langsung menelepon bos kami. Mereka menjamin buah bisa masuk ke pabrik tanpa kendala," ujarnya sambil meminta agar namanya tidak disebutkan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi telah melakukan sidak terhadap PKS PT. GSL yang disinyalir menerima buah sawit dari kawasan TNTN. Namun, tindakan tersebut dinilai tidak cukup memberikan efek jera bagi para cukong yang ingin meraup keuntungan tanpa memperhatikan regulasi yang berlaku.

Atas dugaan ini, seorang aktivis asal Kabupaten Kuantan Singingi mendesak pemerintah untuk segera merevisi sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) terhadap PKS yang diduga terlibat pelanggaran ini.

"Jika dugaan ini benar, pemerintah harus segera merevisi sertifikasi ISPO dan RSPO mereka. Jangan biarkan cukong nakal ini leluasa bermain seenaknya," tegas Edo dengan nada geram.

Lebih lanjut, Edo meminta Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi bersama DPRD setempat untuk segera melakukan inspeksi mendadak ke pabrik tersebut.

"Pemda Kuansing dan DPRD harus turun tangan melakukan sidak. Jangan sampai muncul anggapan bahwa pemerintah dan wakil rakyat di Kuansing bisa diatur oleh cukong," pungkasnya.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • PKS PT SBL Diduga Terima Buah dari Kawasan TNTN, Edo: Sertifikasi RSPO dan ISPO Harus Segera Direvisi Pemerintah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved