www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pecah Rekor, Harga Karet di Kuansing Naik Mencapai Rp 15.630 per Kg
Rabu, 19-02-2025 - 09:48:23 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING - Harga karet di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau mengalami tren kenaikan.

Bahkan pecah rekor.

Bahkan harga karet hari ini, Selasa (18/2/2025) pecah rekor jika dibandingkan beberapa bulan lalu.

Di tingkat lelang, harga karet di Kuansing mencapai Rp 15.630 per kilogramnya.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Kuansing Andriyama Putra, Selasa (18/2/2025) mengatakan harga karet di tingkat pelelangan naik sebesar Rp 380.

"Harga sebelumnya mencapai Rp 15.250, ini sangat positif bagi petani. Harga karet pada hari ini rekor, bahkan paling tinggi jika dbandingkan tahun 2024 lalu," ujar Andriyama.

Andriyama mengatakan tren positif ini dimulai sejak awal tahun 2025.

Ia berharap, harga karet di Kuansing tetap stabil di harga Rp 15 ribuan.

Selain stabilnya harga, produksi karet di Kuansing juga mulai stabil.

Beberapa pekan terakhir ini, produksi karet di Kuansing mencapai 20 ton per hari.

"Sebelumnya hanya 17 ton per hari. Ada kenaikan 3 ton, ini peningkatan yang positif," ujar Andriyama.

Andriyama juga mengimbau agar petani karet tetap mempertahankan kualitas produksinya.

Harga karet dapat lebih tinggi jika Karet Kadar Kering (KKK) memiliki kualitas yang baik dan bersih dari sampah dan kotoran.

"Kemudian, agar petani mendapatkan harga karet yang tinggi, mereka harus membentuk Gapoktan dan membuat unit pelelangan sendiri," ujarnya.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Pecah Rekor, Harga Karet di Kuansing Naik Mencapai Rp 15.630 per Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved