www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Abaikan Panggilan Komisi II, DPRD Kuansing Akan Laporkan Pengelola Ribuan Hektar Kawasan HPT ke Bareskrim dan Kejagung
Rabu, 05-02-2025 - 09:04:17 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-KUANSING - Komisi II DPRD Kuansing akan melaporkan kasus pengelolaan kawasan hutan produksi terbatas (HPT) yang mencapai ribuan hektare di Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi ke Bareskrim Polri dan Kejagung jika pihak pengelola masih mengabaikan hearing. 

Anggota Komisi II DPRD Kuansing Syafriadi mengaku geram karena pihak yang diduga terlibat dalam pengelola kawasan HPT tidak menanggapi panggilan Komisi II yang digelar pada Senin (3/2/2025) kemarin. 

"Kami akan jadwalkan kembali pemangilan terhadap Koperasi Guna Karya Sejahtera (GKS) yang disebut-sebut mengelola ribuan hektare kawasan HPT di kecamatan itu," ujar Syafriadi, Selasa (4/2/2025).

Syafriadi mengatakan Komisi II akan menggelar kembali hearing atas permasalahan tersebut pada pekan depan.

Syafriadi menganggap ada kejanggalan terhadap pengelolaan kawasan HPT yang beralih fungsi menjadi perkebunan sawit tersebut. 

Pasalnya, koperasi yang disebut-sebut menguasai HPT tersebut bergerak do sektor jasa keuangan berupa simpan pinjam dan penjualan tandan buah segar (TBS) sawit. 

"Namun diam-diam, koperasi tersebut merambah perkebunan sawit di HPT," ujarnya. 

Menurut Syafriadi, permasalahan adanya ribuan hektar kebun sawit di kawasan HPT harus diusut tuntas. 

Selain merugikan daerah karena tidak ada PAD yang masuk, aktifitas perkebunan tersebut juga melanggar hukum karena berada di kawasan HPT. 

"Kita akan cari tahu dasar mereka menguasai kawasan HPT di lokasi itu," ujar Syafriadi.

Sebelumnya, Komisi II DPRD Kuantan Singingi (Kuansing) meradang setelah mengetahui adanya perkebunan sawit "siluman" di Kabupaten Kuansing.

Perkebunan sawit tersebut dikabarkan menguasai kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) hingga ribuan hektare.
perkebunan sawit "siluman" itu mencakup HPT di lima desa di Kecamatan Hulu Kuantan.

Kelima desa itu adalah Inuman, Tanjung Medang, Serosa, Mudik Ulo dan Desa Sumpu.

"Ada perkebunan yang luasnya ribuan hektare, namun tidak ada yang tahu. Berarti ini kebun tak bertuan, kita babat saja," ujar Ketua Komisi II DPRD Kuansing Fedrios Gusni dalam hearing, Senin (3/2/2025).

Hearing yang seharusnya mengundang pihak pengelola kebun, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak), Diskopdagrin dan Camat hingga lima kepala desa  tersebut hanya dihadiri oleh pihak Diskopdagrin yang diwakili Kabid dan staf.

Banyaknya pihak yang tak hadir dalam hearing tersebut pun membuat Komisi II DPRD semakin meradang.

"Ini hearing menyangkut kepentingan daerah dan masyarakat Kuansing. Tapi kita atas nama lembaga tidak dihargai," ujar Fedrios.(***)


Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Abaikan Panggilan Komisi II, DPRD Kuansing Akan Laporkan Pengelola Ribuan Hektar Kawasan HPT ke Bareskrim dan Kejagung
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved