www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Atasi Banjir Bandang di Desa Petapahan, Bupati Kuansing Instruksikan Jajarannya Lakukan Kajian Rekayasa Sungai
Kamis, 30-01-2025 - 09:53:09 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TELUKKUANTAN – Banjir bandang kerap kali melanda Desa Petapahan, Kecamatan Gunungtoar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Terbaru terjadi pada Senin (27/1/2025) malam dengan ketinggian air mencapai 80 cm.

Menyikapi kondisi ini, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menginstruksikan jajarannya melakukan kajian untuk rekayasa sungai. Sehingga, banjir bandang tidak lagi terjadi di Desa Petapahan.

"Saya minta Bappeda Litbang melakukan kajian terhadap permasalahan ini. Sehingga, kita bisa mengatasi banjir bandang yang selalu datang setiap hujan deras," kata Suhardiman Amby saat meninjau korban banjir di desa tersebut pada Rabu (29/1/2025) siang.

Dikatakan Suhardiman, banjir bandang terjadi di Desa Petapahan disebabkan hutan yang sudah gundul. Kemudian, aliran sungai mengalami pendangkalan.

"Ketika air datang, tidak ada lagi area penyerapannya. Semua datang ke sini, sementara sungainya sudah datang. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air, terjadilah banjir bandang," kata Suhardiman.

"Kalau ada rekayasa sungai, tentu air ini tidak akan datang sekaligus. Ini yang perlu kajian bersama OPD terkait dan balai sungai," tambahnya.

Selain kajian rekayasa sungai, Suhardiman juga menyampaikan opsi kedua dalam mitigasi banjir bandang. Upaya tersebut dengan cara relokasi penduduk di desa tersebut.

"Bisa juga kita lakukan relokasi, kita carikan lingkungan baru, tempat tinggal baru. Nah, bagaimana dengan yang tidak mau? Tentunya kita butuh kajian," kata Suhardiman.(***)

Sumber: Goriau



 
Berita Lainnya :
  • Atasi Banjir Bandang di Desa Petapahan, Bupati Kuansing Instruksikan Jajarannya Lakukan Kajian Rekayasa Sungai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved