Atasi Banjir Bandang di Desa Petapahan, Bupati Kuansing Instruksikan Jajarannya Lakukan Kajian Rekayasa Sungai
Kamis, 30-01-2025 - 09:53:09 WIB
Riau12.com-TELUKKUANTAN – Banjir bandang kerap kali melanda Desa Petapahan, Kecamatan Gunungtoar, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Terbaru terjadi pada Senin (27/1/2025) malam dengan ketinggian air mencapai 80 cm.
Menyikapi kondisi ini, Bupati Kuansing Suhardiman Amby menginstruksikan jajarannya melakukan kajian untuk rekayasa sungai. Sehingga, banjir bandang tidak lagi terjadi di Desa Petapahan.
"Saya minta Bappeda Litbang melakukan kajian terhadap permasalahan ini. Sehingga, kita bisa mengatasi banjir bandang yang selalu datang setiap hujan deras," kata Suhardiman Amby saat meninjau korban banjir di desa tersebut pada Rabu (29/1/2025) siang.
Dikatakan Suhardiman, banjir bandang terjadi di Desa Petapahan disebabkan hutan yang sudah gundul. Kemudian, aliran sungai mengalami pendangkalan.
"Ketika air datang, tidak ada lagi area penyerapannya. Semua datang ke sini, sementara sungainya sudah datang. Akibatnya, sungai tidak mampu menampung debit air, terjadilah banjir bandang," kata Suhardiman.
"Kalau ada rekayasa sungai, tentu air ini tidak akan datang sekaligus. Ini yang perlu kajian bersama OPD terkait dan balai sungai," tambahnya.
Selain kajian rekayasa sungai, Suhardiman juga menyampaikan opsi kedua dalam mitigasi banjir bandang. Upaya tersebut dengan cara relokasi penduduk di desa tersebut.
"Bisa juga kita lakukan relokasi, kita carikan lingkungan baru, tempat tinggal baru. Nah, bagaimana dengan yang tidak mau? Tentunya kita butuh kajian," kata Suhardiman.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :