Riau12.com- KUANSING - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI AD ) berencana membentuk Batalyon Infanteri (Yonif) teritorial pembangunan di Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.
Batalyon Penyangga Daerah Rawan (PDR) dibentuk di Kuansing untuk mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan, yang merupakan program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 0302/Inhu, Kapten Inf. Legimin, mengatakan bahwa Yonif PDR ini memiliki perbedaan dibanding dengan kesatuan yang lain.
Adapun batalyon baru ini memiliki dua spesifikasi tugas, yaitu konstruksi dan produksi.
"Batalyon ini memiliki tugas dan peran yang lebih spesifik, termasuk mendukung ketahanan pangan, menangani ancaman keamanan, dan mendorong pembangunan masyarakat," ujarnya saat meninjau lokasi pembangunan Batalyon PDR di Kecamatan Inuman, Kuansing, Selasa (17/12/2024).
Kata Kapten Inf. Legimin, Batalyon PDR akan dibangun di lahan seluas 80 hingga 100 hektare.
Batalyon tersebut dapat menampung 3.000 prajurit.
"Saat ini kita sudah meninjau dua lokasi, pertama di Kuantan Mudik dan kedua di Kecamatan Inuman. Hasil peninjauan dua lokasi ini nantinya akan kami sampaikan ke Mabes TNI AD," ujar Kapten Inf. Legimin.
Legimin menjelaskan bahwa, Batalyon ini akan memiliki 5 Kompi.
Kelima Kompi tersebut yaitu Kompi Peternakan, Kompi Pertanian, Kompi Perikanan, dan Kompi Perkebunan.
"Selain itu, akan ada satu Kompi Paskhas yang bertugas membantu Pemerintah Daerah Kuansing dan Polres Kuansing dalam menjaga keamanan serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujarnya.
Sementara itu, Camat Inuman Zamri menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Batalyon PDR di wilayahnya.
Ia berharap Mabes TNI AD menetapkan Kecamatan Inuman sebagai lokasi pembangunan Batalyon PDR.
"Kami sangat berharap pembangunan Batalyon PDR di Inuman. Masyarakat pun menyambut baik karena masyarakat sekitar juga akan mendapatkan manfaatnya," ujar Zamri.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :