Riau12.com- KUANTAN SINGINGI – Selama dua tahun kepemimpinan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Riau Suhardiman Amby berhasil membangun pengaspalan jalan sepanjang 76,49 Kilometer, baik melalui dana APBD Kuansing, Dana Alokasi Khusus (DAU), Program Inpres dan Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit, ini khusus bidang Bina Marga PUPR Kuansing.
Sebagaimana data yang diterima haluanriau, memang Pada tahun 2022 Pemkab Kuansing terbilang minim bangun aspal yakni, sepanjang 9,82 kilo meter, dan tahun 2023 atas keseriusan Bupati Kuansing serta dukungan seluruh statekholder Pemkab Kuansing berhasil bangun aspal sepanjang 39,42 Kilometer dengan rincian 22,53 Kilometer bersumber dari APBD Kuansing, 3,31 Kilometer Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 16,89 Kilometer melalui program Intruksi Presiden (Inpres).
Sementara untuk tahun anggaran 2024 Pemkab Kuansing akan membangun sepanjang 27,25 kilometer, dengan rincian 8,80 melalui APBD Kuansing, dan 6,60 Kilometer sumber dana DAK 4,48 Kilometer kemudian DBH 6,60 Kilometer serta 7,0 Kilometer sumber Inpres.
Sebelumnya Kadis PUPR Kuansing Zulkarnain, ST, M. Si melalui Sekretaris Dinas PUPR Deswantoni perna menyampaikan kepada haluanriau bahwa akan selalu bersinergi mewujudkan visi misi Pemerintahan Suhardiman Amby.
“Pemerintah itu membangun berkelanjutan,†ujarnya.
Pembangunan Aspal Sumber APBD Tahun 2023 Tersebar di setiap Kecamatan. Pembangunan aspal jalan oleh Pemkab Kuansing dilaksanakan secara merata dengan tetap memperhatikan skala prioritas. Tahun 2023 Bupati Suhardiman Amby berikan kue Pembangunan di bidang Bina Marga untuk Kecamatan Kuantan Tengah, rekonstruksi jalan Kuaran Desa Beringin Teluk Kuantan, rekonstruksi jalan SP. Bandar Alai - Bandar Alai, dan rekonstruksi jalan Titian Modang - Bukit Termenung.
Selanjutnya Kecamatan Sentajo Raya, rekonstruksi jalan Sako Margasari - Kuantan Sako. Kemudian Kecamatan Benai rekonstruksi jalan Banjar Lopak - Pulau Kalimatiang dan rekonstruksi jalan jl. Desa Pulau Kalimanting – Pematang.
Seterusnya untuk Kecamatan Pangean, ada rekonstruksi jalan Teluk Kuantan - Cerenti (Kecamatan Pangean jalur dua). lebih lanjut Pemkab Kuansing membangun di Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD), yakni rekonstruksi jalan Baserah-Perhentian Luas dan rekonstruksi jalan Suka Raja-Giri Sako.
Tidak sampai disitu Bupati Kuansing juga membangun di Kecamatan Inuman diantaranya, rekonstruksi jalan Koto Rajo-Pulau Jambu, rekonstruksi jalan munuju jembatan Inuman, dan rekonstruksi jalan Teluk Kuantan-Cerenti (pasar Inuman-Banjarnan Tigo jalur dua), serta rekonstruksi jalan Inuman - Rapp – Situgal.
Selain itu juga ada di Kecamatan Singingi yakni, rekonstruksi jalan Sei Sirih - Simp 4 PT. Wanasari, rekonstruksi jalan Simp Handoyo - Sumber Datar, dan rekonstruksi jalan SP. Muara Bahan-Muara Bahan.
Terakhir Pembangunan di Kecamatan Singingi Hilir antara lain, rekonstruksi jalan Beringin Jaya-Suka Maju, rekonstruksi jalan Pekanbaru-Teluk Kuantan (jalur dua Kotobaru), dan rekonstruksi jalan Simp. 4 PT. Wanasari-Suka Maju, serta rekonstruksi jalan SP. Muara Bahan-Muara Bahan.
Icon Ibukota Kecamatan, Suhardiman Bangun Jalan Jalur Dua
Dalam Program Pengaspalan jalan Suhardiman Amby juga fokus kepada multi fungsi Pembangunan, dari Pengaspalan jalan tahun 2023 ada 3 ruas jalan yang dibangun dengan desain jalur dua.
Pembangunan jalur dua tersebut berada di Kecamatan Inuman, Pangean dan Singingi Hilir. Tujuan Pembangunan jalur dua di ruas jalan Poros Provinsi tersebut adalah sebagai iconnya ibukota Kecamatan setempat.
Hal sering disampaikan Bupati Kuansing Suhardiman Amby diberbagai kesempatan dihadapan public. Menurutnya jalur dua multi fungsi , bisa pertanda masuknya ke ibukota Kecamatan.
“Jalur dua merupakan icon Kecamatan setempat,†ujarnya.
Sementara untuk diketahui Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi dilantik oleh Gubernur Riau Syamsuar sebagai Bupati defenitif sejak tanggal 14 Juli 2023 yang lalu.(***)
Sumber: Haluanriau
Komentar Anda :