Ratusan Hektar Lahan Pertanian Masyarakat di Kuansing, Terendam Banjir
Kamis, 04-01-2024 - 17:44:25 WIB
riau12.com TELUKKUANTAN - Banjir yang melanda Kuansing, untuk kali keduanya kembali berdampak terhadap pertanian masyarakat sedikitnya ratusan hektar lahan persawahan dan holtikutura masyarakat terendam banjir di beberapa wilayah Kuansing.
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kuansing, di Kecamatan Kuantan Tengah, terdapat dua desa dengan padi siap tanam terendam banjir. Desa itu adalah Seberang Taluk Hilir, seluas 25 hektar dan Seberang Taluk seluas 29 hektar, sehingga total 54 Ha.
Kemudian Kecamatan Benai, terdapat 7 desa padi yang siap tanam terendam banjir, yaitu Tebing Tinggi 55 Ha, Banjar Benai 65 Ha, Pulau Ingu 8.5 Ha, Talontam 18 Ha, Tanjung Simandolak 18 Ha, Pulau Kalimanting 10 Ha, dan Simandolak 20 Ha, total 194.5 Ha.
Kecamatan Kuantan Hilir, terdapat 3 desa lahan persemaian padi masyarakat yang terendam banjir, yaitu Desa Kepala Pulau 30 Ha, Kampung Tengah 10 Ha, Pulau Madinah 10 Ha, total 50 hektar.
Kuantan Hilir Seberang, lahan yang terendam juga persemaian padi sebanyak 10 desa, yaitu Sungai Sorik 134 Ha, Rawang Oguang 43 Ha, Tanjung,16 Ha, Lumbok 29 Ha, dan Pelukahan 35 Ha.
Pulau Baru 17 Ha, Pulau Beralo 110 Ha Pulau Kulur 23 Ha, Danau 80 Ha, Koto Rajo 10 Ha, Tanjung Pisang 10 Ha ,total 507 hektar.
Total tanaman Padi Terkena banjir 194.5 ha, tanaman Padi tedampak/puso 88.5 ha, Persemaian Terkena 557.0 ha, Persemaian Terdampak/puso 557 ha.
Selain padi, lahan pertanian masyarakat lainnya juga terendam banjir berupa Jagung 6.5 ha, Kacang Tanah 4 ha, Kacang Hijau 1 ha, Kangkung 1 ha, Cabe 1 ha.
Kondisi alam yang mengakibatkan banjir ini menjadi perhatian serius Bupati Kuansing. Dirinya terus memantau perkembangan banjir dan melihat langsung keberadaan masyarakat.
Seluruh bawahannya ia kerahkan untuk membantu masyarakat, baik dari pihak Kabupaten hingga Kecamatan maupun pedesaan ia minta untuk memantau kondisi masyarakat.*** (Jok)
Sumber : Riauterkini
Komentar Anda :