Capaian Cek Kesehatan Gratis di Bengkalis Masih Rendah, Pemkab Dorong Kesadaran Masyarakat
Riau12.com-BENGKALIS — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, Ermanto, SKM, MKM, mengungkapkan bahwa capaian pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Bengkalis hingga saat ini masih tergolong rendah.
Menurut Ermanto, rendahnya capaian ini disebabkan oleh beberapa faktor, terutama tingkat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini. “Ini berkaitan dengan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melakukan cek kesehatan secara dini. Ada kesempatan gratis, kenapa tidak dimanfaatkan,†ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Program CKG telah berjalan sejak Februari 2025 sesuai surat edaran dari Kementerian Kesehatan RI. Dinas Kesehatan Bengkalis telah melakukan berbagai upaya promosi, mulai dari publikasi di media massa, sosial media, hingga sosialisasi langsung ke masyarakat.
“Kami sudah melakukan promosi dan publikasi secara maksimal. Masyarakat dapat melakukan pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat, yang juga menyediakan fitur screening mandiri,†jelas Ermanto.
Setelah mendaftar, masyarakat bisa mendatangi Puskesmas terdekat dengan membawa KTP untuk menjalani pemeriksaan oleh tenaga medis. Hasil pemeriksaan dapat langsung diakses melalui aplikasi Satu Sehat. Setiap Puskesmas yang ditunjuk memberikan layanan CKG pada hari kerja, namun masyarakat diimbau datang lebih pagi karena beberapa tahapan pemeriksaan memerlukan waktu, termasuk pengambilan sampel darah di laboratorium.
Ermanto menambahkan bahwa anggaran untuk program CKG sudah tersedia sepenuhnya. Dinas Kesehatan bahkan menyiapkan rencana membangun posko cek kesehatan gratis di kantor Dinas Kesehatan Bengkalis guna memperluas jangkauan layanan.
“Saya menghimbau terutama kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan honorer untuk melakukan CKG, serta mengajak keluarga dan tetangga agar ikut juga,†kata Ermanto, yang akrab disapa Eeng. Ia menambahkan bahwa satu Puskesmas di Bengkalis dapat melayani lebih dari 30 orang per hari, sehingga target program dapat tercapai.
Ermanto menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya deteksi dini penyakit, baik bagi masyarakat umum maupun balita. “Dengan melakukan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat mendeteksi kondisi kesehatannya sejak dini, mengurangi risiko kesehatan yang lebih serius, dan penanganannya lebih efektif. Untuk balita, pemeriksaan ini penting guna mengetahui kondisi jantung, tinggi dan berat badan, serta kebutuhan nutrisi agar terhindar dari stunting,†tutupnya.
Komentar Anda :