Riau12.com-BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Toharuddin, berharap Lomba Berzanji Marhaban se-Kabupaten Bengkalis tahun 2025 menjadi momentum untuk melestarikan seni, budaya, dan tradisi masyarakat Melayu Islam agar tidak hilang ditelan zaman.
Harapan tersebut disampaikannya saat menghadiri Lomba Berzanji Marhaban yang ditaja Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandau di halaman Balai Adat LAMR Mandau, Jumat (22/8/2026).
Menurut Toharuddin, lomba ini tidak hanya sekadar ajang unjuk kebolehan, tetapi juga ikhtiar memperkuat khazanah budaya Melayu yang identik dengan Islam. Melalui pembacaan kitab Berzanji, generasi muda diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW.
“Kitab Berzanji menceritakan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW sejak lahir hingga wafat. Dengan membacanya, kita bershalawat sekaligus memperkokoh kecintaan kepada Rasulullah. Tradisi ini harus kita jaga agar diwariskan kepada anak cucu,†ujarnya.
Ia menambahkan, arus modernisasi membuat tradisi Berzanji Marhaban semakin terpinggirkan. Padahal sejak dahulu, pembacaan Berzanji menjadi bagian penting dalam prosesi aqiqah maupun peringatan Maulid Nabi. Jika tidak dijaga, dikhawatirkan generasi muda Melayu akan lebih tertarik pada budaya modern dan melupakan warisan budaya religius mereka.
“Oleh karena itu, melalui lomba ini, kami berharap seni membaca Berzanji Marhaban dapat kembali bergema, bukan hanya di panggung perlombaan, tetapi juga di kehidupan masyarakat. Tradisi ini menyimpan nilai luhur yang bisa dijadikan pedoman dalam kepemimpinan, etika, dan kearifan lokal lainnya,†tambahnya.
Toharuddin juga mendorong agar lomba ini digelar secara berkelanjutan setiap tahun untuk memperkuat identitas budaya Melayu Islam di Negeri Junjungan.
“Untuk seluruh peserta, penggiat seni dan budaya, serta organisasi kepemudaan, teruslah berkreasi, berekspresi, dan berinovasi dalam mengembangkan seni budaya Melayu Islami. Dengan begitu, semangat keagamaan dan kebersamaan masyarakat akan semakin tumbuh dan terjaga,†pesannya.
Sebagai tambahan, kegiatan ini turut dirangkai dengan penanaman pohon buah-buahan di halaman Balai Adat LAMR Kecamatan Mandau.
Komentar Anda :