www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Antisipasi Antrian Kendaraan Saat Arus Mudik Lebaran, Dishub Terapkan Sistem Ganjil Genap di Pelabuhan RoRo Bengkalis
Jumat, 07-03-2025 - 09:10:19 WIB

TERKAIT:
   
 

BENGKALIS -Riau12.com– Untuk mengantisipasi penumpukan dan antrian kendaraan pada arus balik lebaran atau mulai H+1 hingga H+6, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis akan menerapkan ganjil genap kendaraan roda empat di Pelabuhan Roll Off Roll On (Ro-Ro) Air Putih, Kecamatan Bengkalis.

Rencana pemberlakukan kendaraan berdasarkan nomor ganjil genap arus balik lebaran ini, pada rapat persiapan pengendalian potensi penumpukan kepadatan penumpang di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Bengkalis-Sungai Selari, Bukit Batu, yang digelar di Dishub Bengkalis, Kamis (6/3/2025).

Rapat dipimpin Kepala Dishub Bengkalis Muhammad Adi Pranoto, turut dihadiri jajaran Polres Bengkalis, Kejaksaaan Negeri Bengkalis, Kodim Bengkalis, perusahaan armada penyebarangan, serta Perangkat Daerah lainnya terkait.

Belajar dari pengalaman arus balek tahun sebelumnya terjadi penumpukan dan antrian kendaraan sangat panjang, maka pada lebaran tahun ini Dishub Kabupaten Bengkalis membuat skema pengendalian kendaraan di Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Kecamatan Bengkalis.

Ada dua skema yang dilontarkan, yakni pengendalian dengan sistem pembatasan nomor polisi ganjil dan genap, kemudian pengendalian dengan sistem pembatasan berdasarkan kuota jumlah batas antrian. Setelah melalui pembahasan sangat alot, akhirnya disepakati pengendalian dengan sistem pembatasan nomor polisi ganjil dan genap.

Diungkapkan Adi Pranoto, tujuannya untuk memberikan kenyamanan para pemudik. Kemudian ada kepastian kapan berangkat, tidak perlu lagi harus antri berjam-jam bahkan sampai satu hari.

Agar pemberlakukan ganjil genap ini diketahui oleh masyarakat, maka perlu sosialisasi secara masif yang melibatkan seluruh elemen.

“Besok pagi sudah mulai dilakukan sosialisasi, baik itu melalui media sosial, media elekronik, sepanduk dan poster, serta pemberitahuan oleh operator kepada penumpang saat berada di Ro-Ro. Untuk itu kami mohon kerjasama semua pihak untuk gencar melakukan sosialisasi,” ungkap Adi Pranoto.

Jumlah armada Ro-Ro yang bakal melayani arus mudik maupun balik lebaran pada tahun ini sebanyak 5 armada.

"Artinya dalam satu hari terdapat 4 beroperasi, sedangkan 1 armada istirahat. Jumlah trip sebanyak 20 trip dengan setiap mengangkut 15 kendaraan, sisanya kendaraan roda dua atau sepeda motor,” ujar Adi Pranoto.

Dijelaskan Adi Pranoto, teknis penerapan ganjil genap, tim terpadu Posko Lebaran terdiri jajaran kepolisian, TNI, Dishub, Satpol PP dan unsur lainnya memeriksa Tanda Nomor Kendaraa Bermotor (TNKB) setiap kendaraan yang akan masuk ke Pelabuhan Ro-Ro Air Putih, Bengkalis. Langkah ini untuk mengantisipasi kecurangan dari oknum penumpang yang berupaya mengganti plat nomor kendaraan.

“Jika nomor kendaraan dan TNKB sesuai dengan penerapan ganjil atau genap pada hari itu, maka diperbolehkan masuk antrian. Namun jika tidak sesuai, pemilik kendaraan diminta putar arah, disarankan berangkat pada hari berikutnya,” ungkap Adi Pranoto.

Dishub Bengkalis akan menyampaikan informasi jumlah kendaraan sedang antri dan bakal berangkat secara real time melalui media sosial, layar monitor di pintu masuk pelabuhan, maupun website. Informasi jumlah kendaraan ini, layaknya informasi di setiap mall.

“Untuk itu, sebelum berangkat saya menganjurkan lihat monitor atau informasi real time pada media sosial maupun website kami. Karena kami membatasi kendaraan yang antri dan berangkat setiap harinya sebanyak 300 unit,” kata Adi Pranoto.

Pada rapat yang digelar di Dishub Bengkalis juga muncul desakan dari peserta rapat, minta petugas di lapangan agar tidak ada nyerobot antrian yang dilakukan oleh oknum pejabat maupun aparat. Karena tindakan penyerobotan antrian ini, biasanya memancing kericuhan calon penumpang lain yang sudah antri lama.(***)

Sumber: Cakaplah



 
Berita Lainnya :
  • Antisipasi Antrian Kendaraan Saat Arus Mudik Lebaran, Dishub Terapkan Sistem Ganjil Genap di Pelabuhan RoRo Bengkalis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved