Lakukan Pencarian Oleh Tim SAR, Beginilah Kronologi Penumpang yang Terjatuh dari Kapal MV CAS
Riau12.com-BENGKALIS - Tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Basarnas, Polri, TNI AD melakukan pencarian terhadap penumpang yang terjatuh dari kapal MV CAS. Kapal itu rutenya Muar, Malaysia menuju Pulau Bengkalis melalui Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja Selatbaru, Bengkalis, Ahad (24/6/2024) malam.
Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Bantan, Letda Laut (E) HM Sinaga menyampaikan, bahwa korban yang bernama Juli Afriko (29) warga kecamatan Bantan, Bengkalis yang terjatuh saat perjalanan dari Pelabuhan Muar, Malaysia ke Bengkalis masih dalam proses pencarian tim gabungan.
Dijelaskan Danposal Bantan, dari keterangan saksi, yakni salah satu penumpang kapal Fery MV CAS bernama Syaful Izan (52) menyebutkan, bahwa korban sempat tertidur di bangku penumpang bagian belakang. Setelah itu, korban terbangun dan keluar ke belakang kapal untuk mencari udara segar di luar, namun sudah dilarang oleh pihak ABK kapal MV CAS, karena cuaca saat itu sedang buruk dan tidak diizinkan naik ke atas dek kapal.
"Namun, setelah itu saksi sempat meminta izin ke ABK keluar bagian belakang kapal untuk merokok. Pada saat itu, saksi melihat korban naik tangga ke dek lantai atas bagian kapal MV CAS. Tak lama kemudian terdengar sesuatu yang jatuh dan terlihat korban tersebut sudah jatuh ke laut. Saksi segera melaporkan ke ABK kapal bahwasanya ada orang jatuh ke laut," jelas Sinaga
Pada waktu itu, katanya lagi, nakhoda kapal MV CAS sempat memutar balik haluan kapalnya untuk menemukan tempat terjatuhnya korban tersebut di titik koordinat Lintang: 01’49’.015 U, Bujur 102’23’.596T,Rtg: 0.27nm , Brg: 329’T.
"Ya, pada waktu itu sempat melihat korban tersebut dan ABK MV CAS sempat melempar pelampung ke arah korban. Namun korban tidak bisa menggapai pelampung. Setelah itu korban tidak terlihat oleh ABK MV CAS," ujarnya.
Setelah mendapatkan informasi itu, Tim Gabungan SAR langsung berangkat ke lokasi terjatuhnya korban, untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban yang hingga saat ini belum juga ditemukan.
"Karena cuaca sudah gelap dan tidak memungkin untuk melaksanakan pencarian korban, Tim SAR Dumai memutuskan untuk sandar di Pelabuhan BSSR Selatbaru pada pukul 20.00 WIB," jelasnya.
Ia menyebutkan, sampai saat ini Babinpotmar Bantan dan Babinpotmar Bengkalis, Satpol Air, TNI AD dan Polsek Bantan juga ikut serta untuk bergabung bersama kapal Basarnas untuk kembali melakukan upaya pencarian korban.
"Kami berharap tim gabungan yang melakukan pencarian di laut dapat segera menemukan jasad korban yang terjatuh tersebut," harapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi juga menyebutkan, pada Ahad (23/6/2024) sekitar pukul 11.00 WIB telah terjadi kecelakaan kapal 1 orang penumpang MV CAS MOB di perairan Selat Baru Bengkalis pada titik koordinat 01°49’00†N, 102°23’ 00â€E ,
"Korban terjatuh dari kapal MV CAS ketika kondisi cuaca buruk yakni gelombang tinggi dan sudah dilakukan pencarian selama 30 menit oleh MV CAS. Dikarenakan kondisi cuaca yang buruk, kapal melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Selat Baru," ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam pencairian ini melibatkan TNI AL Bantan 3 orang, Polsek Bantan 4 orang, Polairud Bengkalis 4 orang, Syahbandar Bengkalis 3 orang dan Damkar 6 orang.(***)
Sumber: Riaupos.co
Komentar Anda :