DPRD Inhil Belum Putuskan Rencana Pinjaman Rp200 Miliar, Kajian Program Prioritas Masih Berlanjut
Kamis, 04-12-2025 - 11:52:22 WIB
Riau12.com-Tembilahan – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar untuk memastikan seluruh program pembangunan tetap berjalan secara berkelanjutan. Pemkab menyatakan penggunaan dana pinjaman akan dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab melalui PT Sarana Multi Infrastruktur.
Ketua DPRD Inhil, Iwan Taruna, menyebut bahwa pihaknya belum mengambil keputusan terkait rencana pinjaman tersebut karena masih membutuhkan kajian mendalam.
"Sampai saat ini belum ada kata setuju atau penolakan terhadap rencana pinjaman Pemda. Selain konsultasi dengan Badan Anggaran melalui komisi-komisi, kita juga akan mengundang pimpinan OPD pemegang kegiatan dimaksud. Kita akan bahas urgensi pinjaman ini terhadap program prioritas yang diagendakan," jelas Iwan Taruna beberapa waktu lalu.
Dana pinjaman daerah ini akan dialokasikan untuk sejumlah program prioritas, di antaranya pembangunan Islamic Center senilai Rp38,8 miliar, rehabilitasi Pasar Terapung Tembilahan Rp21,9 miliar, pembangunan Kantor Camat di Tanah Merah, Kateman, Reteh, dan Kuindra sebesar Rp18 miliar, serta rehabilitasi Kantor Bupati Inhil Rp5 miliar.
Selain itu, anggaran juga disiapkan untuk peningkatan jalan menuju Batylon Pangan Rp5 miliar, pembangunan pelengsengan Pelabuhan Parit 21 Rp15,8 miliar, rekonstruksi Kotabaru-Sanglar Rp15 miliar, peningkatan jalan Sungai Luar-Simpang Tiga-Rambaian Rp7,5 miliar, swakelola jalan Rp20 miliar, rekonstruksi jalan Simpang Beringin Rp20 miliar, pembangunan jembatan Sungai Junjungan Rp11,6 miliar, rekonstruksi ruas Jalan Suhada II Rp16 miliar, pengadaan meubelair sekolah Rp5 miliar, dan pengadaan alat praktik dan peraga peserta didik Rp5 miliar.
Rencana pinjaman ini dinilai penting oleh Pemkab Inhil agar pembangunan program prioritas dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Komentar Anda :