www.riau12.com
Senin, 17-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Pulau Burung Jadi Fokus Pengembangan Kelapa Berbasis Hilirisasi
Rabu, 08-10-2025 - 15:36:42 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU – Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menunjukkan minat untuk mengembangkan hilirisasi kelapa di Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau. Hal ini menyusul kunjungan Gubernur Riau Abdul Wahid bersama jajaran ke sejumlah kementerian, termasuk Kementan, beberapa waktu lalu untuk memaparkan potensi daerah yang dapat dijadikan kawasan ekonomi khusus.

“Kemarin Pak Gubernur memimpin delegasi kita mengunjungi kementerian di Jakarta memaparkan potensi daerah, yang bisa dijadikan kawasan ekonomi khusus, termasuk Pulau Burung di Kabupaten Inhil,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, Selasa.

Syahrial menjelaskan bahwa Kementan merespons positif potensi kelapa di Pulau Burung untuk dikembangkan melalui hilirisasi, sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo terkait pengembangan hilirisasi potensi Indonesia.

“Jadi kami tangkap peluang itu. Sekarang kami memaparkan potensi daerah. Skema negosiasinya dirubah. Mengkap semua potensi. Kami minta daerah diberdayakan,” ujarnya.

Dengan skema ini, Syahrial berharap daerah dapat berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan negara, yang kemudian berdampak positif bagi masyarakat Riau.

“Riau punya banyak potensi yang bisa dikembangkan, dan menjadi nilai tambah bagi masyarakat petani serta perekonomian nasional,” tambahnya.

Pemerintah telah meluncurkan Peta Jalan Hilirisasi Kelapa 2025–2045 untuk mendukung pengembangan industri kelapa yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi.

Provinsi Riau sendiri memiliki perkebunan kelapa terluas di Indonesia, dengan total luas 426.579 hektar dari total luas komoditas di Riau seluas 3.731.183 hektar. Dari luas tersebut, potensi kelapa terbesar berada di Kabupaten Indragiri Hilir.




 
Berita Lainnya :
  • Pulau Burung Jadi Fokus Pengembangan Kelapa Berbasis Hilirisasi
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved