www.riau12.com
Rabu, 19-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Herman Tegaskan Arah Ekonomi Inhil: Tolak Sawit Baru, Perkuat Kelapa sebagai Jati Diri Daerah
Selasa, 09-09-2025 - 13:17:28 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-TEMBILAHAN – Suasana hangat namun penuh gagasan mewarnai acara silaturahmi Kamtibmas yang digelar Polres Indragiri Hilir (Inhil) pada Senin (8/9/2025) malam di Trezora Resto, Tembilahan. Dalam forum tersebut, Bupati Inhil, Herman, menegaskan sikap tegasnya terkait arah pembangunan ekonomi daerah.

Ia memastikan tidak akan lagi membuka ruang bagi izin kebun kelapa sawit baru. Menurut Herman, Inhil harus kembali ke jati diri yang bertumpu pada komoditas kelapa, bukan terjebak pada dominasi sawit.

“Saya tidak akan memberikan izin pembukaan kebun kelapa sawit,” tegas Herman di hadapan jajaran forkopimda, tokoh masyarakat, mahasiswa, wartawan, dan tamu undangan.

Pernyataan ini menjadi jawaban atas keresahan sebagian masyarakat yang khawatir dengan maraknya ekspansi sawit. Herman menilai, Kabupaten Inhil tidak boleh kehilangan arah. Kelapa yang telah lama menjadi penopang ekonomi masyarakat harus kembali mendapat ruang utama dalam kebijakan daerah.

Silaturahmi Kamtibmas yang biasanya fokus pada isu keamanan dan ketertiban masyarakat, malam itu juga menjadi ajang diskusi ekonomi. Beberapa tokoh masyarakat menyambut baik sikap Bupati, mengingat mayoritas warga Inhil menggantungkan hidup pada kelapa.

“Kalau sawit, mungkin untung di awal, tapi jangka panjangnya banyak masalah. Kelapa lebih ramah lingkungan dan sudah mengakar dalam kehidupan orang Inhil,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Herman menambahkan, arah kebijakan yang dijalankannya sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam bidang ketahanan pangan dan perkebunan.

 â€œIni sesuai dengan semangat Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya ketahanan pangan berbasis potensi lokal,” ujarnya.

Dengan sikap tegas menutup pintu izin sawit baru, Herman ingin menegaskan bahwa Inhil memiliki jalan sendiri dalam membangun ekonomi daerah. Acara malam itu pun ditutup dengan kesepahaman bahwa keamanan, ketertiban, dan arah kebijakan ekonomi yang jelas akan menentukan kesejahteraan masyarakat.

Kelapa pun ditegaskan kembali sebagai denyut nadi Inhil yang harus dijaga bersama.




 
Berita Lainnya :
  • Herman Tegaskan Arah Ekonomi Inhil: Tolak Sawit Baru, Perkuat Kelapa sebagai Jati Diri Daerah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved