Program Makan Bergizi Gratis Disorot, DPRD Riau Minta Usut Dugaan Sabotase
Selasa, 26-08-2025 - 08:58:12 WIB
Riau12.com-PEKANBARU – Kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa siswa SD Negeri 032 Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), terus mendapat sorotan. Anggota DPRD Riau, Ikbal Sayuthi, menduga ada kejanggalan dalam insiden yang menyebabkan 24 siswa mengalami muntah-muntah pada Sabtu (23/8/2025) lalu.
Menurut Ikbal, peristiwa ini janggal karena hanya terjadi di satu kelas, padahal makanan yang sama juga dikonsumsi siswa di kelas lain bahkan di sekolah berbeda. “Kalau saya lihat, ini agak sedikit aneh. Dari sekian banyak siswa yang mengonsumsi makanan bergizi, kenapa yang terdampak hanya satu kelas dan tidak menyebar ke kelas lain maupun sekolah lain,†ujarnya, Senin (25/8/2025).
Politisi PPP asal Dapil Inhil ini menambahkan, bila sumber keracunan berasal dari dapur produksi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kembang, maka logikanya kasus tidak hanya muncul di satu kelas saja.
“Kita masih menunggu hasil uji sampel dari BPPOM. Kalau memang bermasalah dari dapurnya, seharusnya semua anak yang mengonsumsi juga mengalami keracunan. Tapi ini hanya satu kelas, bisa jadi ada indikasi sabotase atau hal lain. Jadi kita tunggu proses investigasinya,†tegas Ikbal.
Ia meminta aparat dan pihak terkait melakukan investigasi mendalam serta transparan. Hal ini penting agar penyebab pasti bisa terungkap dan masyarakat tidak lagi merasa resah terhadap program MBG yang semestinya bermanfaat bagi kesehatan siswa.
“Jangan sampai peristiwa ini menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah. Karena tujuan awalnya sangat baik, yaitu memastikan anak-anak sekolah mendapatkan gizi yang cukup,†pungkasnya.
Komentar Anda :