www.riau12.com
Minggu, 23-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
SPBE di Inhil Diduga Tak Terapkan SOP, Pangkalan Sering Dapat Tabung Gas LPG 3 Kg yang Bocor
Sabtu, 15-02-2025 - 10:07:30 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- KEMPAS – Di tengah polemik distribusi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Gas LPG 3 Kg di tanah air, pangkalan LPG di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) malah dihadapkan dengan masalah baru.

Pemilik pangkalan di Inhil kerap kali mendapatkan kiriman tabung gas LPG dengan kondisi yang tidak baik dan membahayakan karena kondisi tabung bocor.

Kebocoran ini mengindikasikan jika sejumlah Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Inhil di duga tidak menerapkan Standard Operating Procedure (SOP) atau prosedur operasi standar.

Tidak hanya satu tabung, berdasarkan penelusuran Tribunpekanbaru.com, pihak pangkalan bahkan bisa mendapatkan 10 tabung bocor dalam sekali pengiriman yang sama dari SPBE.

Temuan ini tentu saja merugikan pihak pangkalan, karena tidak sekali saja mereka mendapati tabung gas yang bocor dalam setiap pengirimannya.

“Saya sering dapat, gas keluar atau bocor samping. SPBE sepertinya kurang menerapkan SOP, pangkalan sering dapat bocor, lama-lama habis, rugi aja kami pangkalan,” ujar narasumber Tribunpekanbaru.com selaku pemilik pangkalan yang tidak ingin disebut identitasnya, Jumat (14/2/2025).

Pemilik pangkalan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Kempas ini, mengeluhkan tidak adanya tindakan lanjutan dari pihak SPBE setempat, meskipun sejumlah pangkalan sudah melaporkan terkait temuan tabung bocor.

Ditambahkannya, beruntung pihak pangkalan teliti dan mengecek kondisi tabung gas Lpg yang baru saja diterima dari SPBE sebelum mendistribusikannya kepada masyarakat atau pengecer.

“Barang keluar dari SPBE, sering kami dapat yang bocor. Tabung tak direndam setelah di isi, tidak menerapkan sop, alasan pihak SPBE tidak terkejar kalau direndam satu-satu, padahalkan demi keselamatan juga,” keluhnya.

Narasumber Tribunpekanbaru.com yang mendapatkan pasokan tabung Gas LPG dari SPBE di wilayah Kempas tersebut menyayangkan sikap pihak SPBE yang tidak melindungi keselamatan konsumen.

Tidak hanya karena masalah kerugian yang dialami pangkalan, sisi keselamatan masyarakat sebagai konsumen tentunya harus diperhatikan oleh pihak SPBE.

“Kalau kami rugi tak masalah, tapi kasihan kalau yang dapat masyarakat, bisa jadi penyebab kebakaran,” pungkasnya..

Sekali lagi dia  berharap agar persoalan kebocoran dan peningkatan layanan kepada masyarakat terhadap kualitas tabung LPG ini bisa mendapatkan perhatian dari Pertamina dan pihak terkait lainnya, begitu juga pengelola SPBE

"Semoga Pertamina bisa memperbaiki hal ini, karena banyak yang dirugikan, terutama masyarakat. Tabung yang sudah tidak layak lagi jangan di distribusikan, pengawasan dan kontrol lebih ketat lagi lah," harapnya.

Berdasarkan penelusuran dan sumber terpercaya Tribun Pekanbaru, banyak pangkalan di wilayah Inhil yang mendapati kebocoran tabung, bahkan rata-rata pangkalan pasti pernah mendapatkan tabung gas LPG bocor. Semoga ini menjadi perhatian semua pihak.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • SPBE di Inhil Diduga Tak Terapkan SOP, Pangkalan Sering Dapat Tabung Gas LPG 3 Kg yang Bocor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved