www.riau12.com
Rabu, 26-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kasus Malaria di Inhil Melonjak, DPRD Riau Minta Pemerintah Lebih Agresif
Senin, 07-10-2024 - 09:09:08 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-PEKANBARU - Pemkab Inhil menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk wabah malaria yang melanda Desa Kuala Selat, Kecamatan Kateman, Kabupaten Inhil.

Penetapan status KLB diumumkan Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya dalam rapat gabungan yang digelar di Kantor Bupati Inhil awal pekan lalu.

Dalam rapat tersebut, Bupati Erisman menegaskan, pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles ini.

“Penyakit malaria dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera. Oleh karena itu, penetapan status KLB ini adalah langkah awal untuk memastikan bahwa seluruh sumber daya dapat dikerahkan guna mencegah penyebaran lebih luas,” tegas Erisman dilansir tribunpekanbaru.com.

Malaria merupakan penyakit menular yang masih menjadi ancaman kesehatan di beberapa wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Inhil.

Penyakit ini menyebabkan demam, menggigil, dan komplikasi yang dapat berujung pada kematian jika tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Menanggapi kondisi ini, Anggota DPRD Riau Dapil Inhil, Andi Darma Taufik turut menyampaikan keprihatinannya, dan menekankan pentingnya tindakan agresif dari pemerintah untuk menangani wabah malaria ini agar tidak menyebar ke daerah-daerah lain di Kabupaten Inhil.

"Kita tidak bisa menunda. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa lonjakan kasus ini harus segera diatasi dengan langkah-langkah yang nyata. Saya mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas," kata Andi.

Andi juga menyoroti potensi peningkatan kasus malaria akibat faktor cuaca. Menurutnya, musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga akhir tahun dapat memperburuk situasi.

"Saat ini kita sedang menghadapi cuaca yang tidak bersahabat. Musim hujan berpotensi meningkatkan kasus malaria, serta penyakit lain seperti demam berdarah dengue (DBD). Ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah," tambahnya.

Situasi di Desa Kuala Selat telah memicu kekhawatiran besar di kalangan masyarakat. Banyak warga merasa was-was terhadap penyebaran malaria, mengingat penularannya melalui gigitan nyamuk yang sulit dihindari tanpa intervensi yang tepat dari pemerintah.

Andi meminta pemerintah untuk melakukan upaya pencegahan yang lebih komprehensif.

"Penyemprotan fogging harus dilakukan lebih sering. Distribusi kelambu anti-nyamuk serta edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga sangat diperlukan. Kita tidak bisa hanya bergantung pada pengobatan, tetapi harus lebih menekankan pada pencegahan,” ujar Andi.

Ia berharap, dengan langkah-langkah pencegahan yang lebih intensif, status KLB dapat segera dicabut dan masyarakat dapat kembali hidup tanpa rasa khawatir.

"Jika pemerintah bekerja dengan baik, situasi ini bisa segera stabil dan status KLB bisa dicabut," pungkasnya.(***)

Sumber: Halloriau



 
Berita Lainnya :
  • Kasus Malaria di Inhil Melonjak, DPRD Riau Minta Pemerintah Lebih Agresif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved