www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Ternyata Ikut Garap TNTN, Anggota DPRD Inhu Serahkan 1.600 Ha Lahan Sawit ke Negara
Selasa, 19-08-2025 - 08:57:32 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-INHU – Anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Masyrullah, membuat pengakuan mengejutkan. Ia bersama kelompok tani yang dipimpinnya selama ini ikut menggarap lahan di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit.

Fakta ini terungkap saat prosesi serah terima lahan secara simbolis dari Koperasi Unit Desa (KUD) Tani Bahagia kepada Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), Minggu (17/8/2025). Lahan yang diserahkan mencapai sekitar 1.600 hektare dan dikelola oleh 830 kepala keluarga yang tergabung dalam kelompok tani Dusun Lubuk Batu Tinggal, Kecamatan Lubuk Batu Jaya.
Masyrullah mengakui, aktivitas pengelolaan lahan sawit di kawasan TNTN telah berlangsung sejak tahun 2000. Ia bercerita, awal mula penguasaan lahan berawal dari izin membuka tanah yang dikeluarkan oleh Bupati Inhu pada tahun 1998.
“Izin membuka lahan kami peroleh dari Bupati Inhu tahun 1998. Setelah itu berproses, hingga pada tahun 2000 sawit sudah mulai menghasilkan,” ungkap Masyrullah.

Politisi PKB itu menambahkan, sebagian besar tanaman sawit yang dikelola kelompoknya kini telah berusia lebih dari 20 tahun. Namun, setelah dilakukan pengecekan dan pemetaan ulang, barulah diketahui sebagian kebun tersebut berada di dalam kawasan TNTN.

Menyadari hal itu, pihak KUD Tani Bahagia akhirnya memutuskan menyerahkan lahan tersebut kepada negara melalui Satgas PKH.
“Kalau ini memang kepentingan negara, tentu sebagai warga negara yang taat hukum kami harus ikut aturan. Kami yakin negara punya kebijakan terbaik dalam penertiban kebun sawit di kawasan TNTN,” tegasnya dikutip dari tribunpekanaru.

Penyerahan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengembalikan fungsi kawasan Taman Nasional Tesso Nilo yang selama bertahun-tahun mengalami tekanan akibat alih fungsi lahan menjadi perkebunan sawit. TNTN sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi penting di Riau, rumah bagi berbagai satwa langka termasuk gajah sumatra. (***)

Sumber: Cakaplah 




 
Berita Lainnya :
  • Ternyata Ikut Garap TNTN, Anggota DPRD Inhu Serahkan 1.600 Ha Lahan Sawit ke Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved