www.riau12.com
Kamis, 20-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Pemkab Inhu Tetapkan Status Darurat Penanganan Bencana Abrasi dan Tanah Longsor
Rabu, 16-07-2025 - 10:44:03 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com- RENGAT - Abrasi air Sungai Indragiri mengakibatkan kerusakan sejumlah fasilitas pemerintah dan desa di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu menetapkan status darurat penanganan bencana abrasi dan tanah longsor di Kabupaten Inhu.

Penetapan ini, juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Inhu, Mulyadi memaparkan sejumlah lokasi yang terkena dampak abrasi air Sungai di Inhu.

Sesuai data, titik abrasi terparah ditemukan di sepanjang aliran Sungai Indragiri, mulai dari Kecamatan Pasir Penyu, Kecamatan Lirik, Kecamatan Rengat Barat, Kecamatan Rengat, dan Kecamatan Kuala Cenaku.

"Ada 10 titik yang parah, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah penanganan," ujar Mulyadi, Selasa (15/7/2025).

Mulyadi mengatakan bahwa penetapan status darurat bencana ini, selanjutnya akan diusulkan ke pemerintah pusat.

Sehingga dengan pengusulan itu pemerintah pusat bisa menurunkan anggaran untuk perbaikan turap di sejumlah titik abrasi Sungai Indragiri.

Rapat koordinasi penetapan status darurat itu dipimpin langsung oleh Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto.

Pada rapat yang digelar di ruang auditorium Yopi Arianto, Senin (14/7/2025) itu juga dihadiri Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III, unsur Forkopimda, Pj Sekda beserta perangkat daerah dan stakeholder terkait.

"Abrasi dan tanah longsor yang terjadi dihampir seluruh wilayah Kabupaten Inhu bukan fenomena bencana biasa ini harus kita atasi dengan serius, mengingat Sungai Indragiri menjadi urat nadi ditengah kehidupan masyarakat," ucap Bupati Ade.(***)

Sumber: Tribunpekanbaru



 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Inhu Tetapkan Status Darurat Penanganan Bencana Abrasi dan Tanah Longsor
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved