Riau12.com-RENGAT – Agung Ardien (33), Kepala Bagian (Kabag) Protokoler Setda Indragiri Hulu (Inhu), Riau, dilaporkan hilang sejak, Rabu (2/7/2025) siang.
Dalam kesehariannya, korban berdomisili di Perumahan BSD Blok E 14, Kelurahan Pematang Reba. Sebelum dinyatakan hilang, korban sempat mengirim pesan WhatsApp kepada istrinya, Sendi, dan menyebutkan hendak pergi ke kebun yang berada di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat.
Lantaran korban tak kunjung pulang hingga sore hari, sekitar pukul 17.13 WIB istri korban berupaya menyusul, namun korban sudah tidak ditemukan. Isteri korban sempat bertanya pada warga setempat, namun tak seorangpun yang mengetahui keberadaan korban.
Terhadap korban, hingga saat ini Tim dari AKPBD Inhu, keluarga dan masyarakat sekitar masih melakukan pencarian disekitar areal kebun kelapa sawit yang ada di daerah tersebut.
Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas, Aiptu Misran, membenarkan informasi orang hilang tersebut. "Benar dan pihak keluarga sudah membuat laporan polisi dengan Nomor : L-OH /03/VII/2025/SPKT Polres Inhu, Kamis 03 Juli 2025 sekira Pukul 00.03 WIB," ujar Misran.
Disebutkan Misran, pelapor dalam hal ini adalah, Renggat Dwi Bramantika (42). Selain sebagai pegawai Pemkab Inhu, pelapor juga merupakan senior korban saat menempuh pendidikan di Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN). Pelaporan tersebut merupakan permintaan isteri dan keluarga korban.
Sebelumnya berdasarkan informasi yang diterima GoRiau.com, pada hari Rabu, 2 Juli 2025 sekira pukul 12.56 WIB, Sendi (Istri Korban) menerima pesan Whatsapp dari suaminya Agung Ardien yang mengatakan bahwa dia pergi membawa sepeda motor.
Namun Sendi tidak dapat membalas karena sedang menyetir mobil dari Rengat menuju pulang ke rumah bersama anak-anak ke Pematang Reba.
Setibanya di rumah di Pematang Reba, Sendi melakukan aktivitas seperti biasa dan sampai pukul 17.00 Wib. Merasa khawatir dikarenakan suaminya belum kunjung pulang ke rumah, sekira pukul 17.00 WIB istri korban berinisiatif untuk mencari ke Peron Sawit milik Pak Udin yang berada di Talang Jerinjing Kecamatan Rengat Barat tempat biasa korrban menjual buah sawit.
Sesampainya di peron sawit, Sendi bertemu dengan Kasir Peron sambil menanyakan keberadaan suaminya. Kasir peron mengatakan bahwasannya suaminya menelpon sambil menitip pesan agar uang hasil penjualan buah sawit miliknya diantarkan ke.rumah yang berada di Perumahan BSD Pematang Reba.
Mendengar hal itu, Sendi semakin khawatir lantaran hal itu tidak pernah dilakukan suaminya, Agung Ardien. Khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan dan terlebih ponsel korban tak bisa dihubungi, begitu juga dengan sepeda motor yang dibawa tak kunjung ditemukan, Sendi menghubungi Rengga Dwi Bramantika, via telephone seraya meminta tolong untuk membuat laporan.
Untuk ciri korban, tinggi badan sekitar 170 centimeter dengan postur tubuh ideal, warna rambut hitam/ikal. Untuk ciri-ciri khusus terakhir menggunakan pakaian dinas kemeja berwarna putih dan memakai celana panjang kain warna hitam serta mengendarai sepeda motor yamaha Mio Warna Putih dan warna kulit kuning langsat.(***)
Sumber: Goriau
Komentar Anda :