Misteri Hilangnya Pemilik Kebun di Riau Terpecahkan:Suyono Dihabisi Pekerjanya,Jasad Belum Ditemukan
Riau12.com - Dua pemuda berinisial AS alias Ari (26) dan VV alias Vris (24), ditangkap oleh aparat Kepolisian Sektor Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau.
Keduanya terbukti melakukan pembunuhan terhadap Suyono (67), warga Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).
Korban sendiri merupakan pemilik kebun tempat mereka bekerja.
Tak hanya menghabisi nyawa korban, kedua pelaku juga membuang jasad Suyono ke Sungai Indragiri, tepatnya di wilayah Desa Pematang, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).
Hingga kini, jasad korban belum berhasil ditemukan.
Kasus ini mulai terungkap setelah pihak keluarga curiga karena Suyono menghilang secara misterius sejak pertengahan Mei 2025.
Kecurigaan tersebut akhirnya membawa polisi pada penyelidikan yang menguak fakta mengejutkan di balik hilangnya sang korban.
"Pengusutan kasus ini berawal dari laporan Dwi Wahyuningsih (26), anak korban, yang merasa curiga karena ayahnya tak bisa dihubungi dan menghilang dari ladang sejak pertengahan Mei. Ketika mendatangi pondok tempat ayahnya biasa tinggal, Dwi mendapati sejumlah barang milik korban telah hilang," ujar Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Polres Inhu, Aiptu Misran, Selasa (27/5/2025).
Baca juga: HEBOH, Cek Fakta Video Raffi Ahmad Promosikan Situs Judi Online
Baca juga: Sudah Malam Tak Kunjung Pulang, Warga Syok Temukan Jasad Andi Kurniawan dengan Kondisi Tak Wajar
PEMBUNUHAN - AS dan VV, dua pelaku pembunuhan terhadap pemilik kebun di Inhu, saat diamankan aparat Kepolisian Polsek Peranap, Rabu (28/5/2025).
PEMBUNUHAN - AS dan VV, dua pelaku pembunuhan terhadap pemilik kebun di Inhu, saat diamankan aparat Kepolisian Polsek Peranap, Rabu (28/5/2025). (Foto/Polsek Peranap)
Setelah menerima laporan tersebut, aparat Kepolisian Polsek Peranap melakukan penyelidikan.
Polisi menargetkan AS dan VV, karena kedua pelaku merupakan pekerja korban.
Setelah kejadian, kedua pelaku juga ikut menghilang.
Namun melalui petunjuk yang dikumpulkan, tim Polsek Peranap mengetahui keberadaan seorang pelaku berinisial AS melarikan diri ke Pekanbaru.
Ari diamankan di loket travel pada tanggal 28 Mei 2025 dini hari.
Penangkapan Ari berlangsung dramatis, sebab Ari sempat berupaya melawan saat hendak ditangkap.
Polisi pun mengambil tindakan tegas dan menembak kaki Ari sebelum membawanya ke Mapolsek Peranap.
Dari pengakuannya, Ari membenarkan bahwa ia bersama rekannya Vris telah membunuh Suyono pada tanggal 10 Mei 2025 lalu.
Saat diinterogasi pelaku mengaku sakit hati karena sering dimarahi korban saat bekerja.
"Kemarahan itu memuncak hingga keduanya sepakat menghabisi nyawa Suyono dengan cara memukul bagian belakang kepala korban menggunakan kayu," ujar Misran.
Tidak hanya membunuh, para pelaku kemudian membungkus tubuh korban dengan karung pupuk dan dibuang ke Sungai Indragiri di wilayah Desa Pematang, Kecamatan Batang Peranap.
Kedua pelaku juga membawa kabur barang-barang berharga milik korban seperti dua unit sepeda motor, handphone, uang tunai Rp3 juta, serta alat-alat berkebun.
Salah satu motor bahkan sudah dijual seharga Rp6,5 juta di Tembilahan.
“Dari hasil introgasi, Vris mengakui ikut membunuh dan menerima bagian Rp2 juta dari hasil kejahatan itu,†jelas Aiptu Misran.
Sementara itu, pencarian jenazah korban hingga kini masih terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Polri, TNI, BPBD, dan warga dari beberapa desa sekitar.
Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Indragiri, mulai dari wilayah Kelurahan Baturijal Hilir hingga Desa Gumanti.
“Kami terus berupaya melakukan penyisiran dan melakukan pencarian berfokus lada di titik-titik yang dicurigai,†terang AKP Rafidin Lumban Gaol, Kapolsek Peranap, yang turut memimpin pencarian.(***)
Sumber: Tribunpekanbaru
Komentar Anda :