www.riau12.com
Selasa, 25-08-2026 | Jam Digital
20:52 WIB - Penutupan MTABS SMA Islam Al Azhar 24 Cigombong Meriah, Tokoh Agama hingga Aparat Hadir | 17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari
 
Kepala Kejari Inhu Pimpin Pengecekan Aset Sitaan Terkait Kasus Korupsi Duta Palma
Jumat, 27-09-2024 - 12:54:43 WIB

TERKAIT:
   
 

Riau12.com-INHU - Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hulu (Inhu), Winro Tumpal Halomoan Haro Munthe, memimpin pelaksanaan pengecekan, pemantauan, dan pengamanan terhadap seluruh aset sitaan yang telah disita oleh Jampidsus Kejagung dalam perkara tindak pidana korupsi terkait PT Duta Palma.

Pengecekan aset sitaan tersebut dilakukan di 12 titik berbeda oleh Aparat Penegak Hukum lainnya, Selasa, 24 September 2024 lalu.

Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan bahwa aset sitaan dalam kondisi baik, tidak hilang, tidak berpindah tangan, dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Salah satu aset sitaan yang diperiksa adalah 20 unit kapal yang saat ini disimpan di PT Delimuda Nusantara, Sungai Indragiri, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa semua kapal tersebut masih dalam keadaan baik dan tidak ada perubahan bentuk.

"Dalam pengecekan dan pengawasan tersebut, ada sembilan barang sitaan berupa tanah dan bangunan yang tersebar di beberapa lokasi," ujar Kajari Inhu, Winro, Jumat, 27 September 2024.

Adapun daftar aset yang disita oleh Jampidsus Kejagung dan diperiksa yakni;

1. Perkebunan kelapa sawit beserta bangunan yang dikuasai PT Palma Satu seluas ±14.144 Ha di Desa Paya Rumbai dan Desa Penyaguan.

2. Pabrik kelapa sawit yang dikuasai PT Kencana Amal Tani di Kecamatan Seberida.

3. Beberapa bidang tanah perkebunan kelapa sawit lainnya yang dikuasai PT Kencana Amal Tani dan PT Seberida Subur.

Winro menjelaskan pihaknya akan membentuk Satuan Tim Terpadu yang melibatkan berbagai unsur perangkat daerah untuk mencegah potensi konflik sosial pasca penyitaan barang bukti.

"Tim ini diharapkan dapat mendukung penanganan perkara dan menciptakan kondisi yang aman bagi masyarakat," jelas Winro.

Pihaknya berharap masyarakat mematuhi proses hukum yang ada dan tidak melakukan tindakan yang melanggar peraturan.

"Kami akan terus berupaya untuk menjalankan tugas dengan transparansi dan akuntabilitas agar keadilan dapat ditegakkan," pungkasnya.(***)

Sumber: Riauonline



 
Berita Lainnya :
  • Kepala Kejari Inhu Pimpin Pengecekan Aset Sitaan Terkait Kasus Korupsi Duta Palma
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved