Disperindag Inhu Gandeng Satpol PP dan Setda Inhu Lakukan Pemantauan Distribusi LPG
Kamis, 25-01-2024 - 10:20:12 WIB
Riau12.com-RENGAT-Walau pasokan sudah mulai normal, namun keberadaan LPG atau gas melon yang sangat dibutuhkan warga terutama ibu rumah tangga di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih sulit didapatkan dan langka. Disperindag Inhu menggandeng Satpol PP dan Bidang Ekonomi Setda Inhu, untuk melakukan pemantauan distribusi dari agen, pangkalan hingga ditengah warga.
Digandengnya Bidang Ekonomi Setda Inhu dan Satpol PP Inhu oleh Disperindag Inhu dilakukan untuk mengetahui, dimana tersendat nya pasokan LPG 3 Kg hingga sulit didapatkan warga, sementara pendistribusian pasokan ke SPPBE Inhu sudah mulai normal.
"Untuk melakukan pemantauan langsung di tengah warga guna mengetahui dimana terdendat nya pasokan LPG, Disperindag Inhu bersama Bidang Ekonomi dan Satpol PP Inhu melakukan pemantauan langsung dilapangan, mulai dari agen, pangkalan hingga ditengah warga. Tim ini akan mencari penyebab dimana tersendat nya distribusi LPG tersebut hingga sulit didapatkan," ujar Ergusfian Kadisperindag Inhu kepada riauterkinicom, Rabu (24/1/24) melalui selulernya.
Selain membentuk tim dengan menggandeng Bidang Ekonomi Setda Inhu dan Satpol PP Inhu, Disperindag Inhu juga memgharapkan peran serta seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu mengawasi terkait LPG ini, dengan menginformasikan kepada petugas Satpol PP terdekat bila menemukan adanya dugaan penyimpangan pendistribusian LPG, termasuk penetapan harga yang tidak sesuai ketentuan.
"Peran serta masyarakat juga diharapkan untuk menginformasikan bila menemukan adanya dugaan penyimpangan distribusi dan penetapan harga yang tidak sesuai ketentuan," tegasnya.
Sementara itu Riski manager Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Inhu saat dikonfirmasi mengatakan, untuk distribusi pasokan LPG ke SPPBE Inhu untuk hari ini sudah normal. Bahkan untuk pasokan mendapat tambahan tiga mobil.
"Hari ini normal Alhamdulillah, besok semoga dari Teluk Kabung datang empat mobil dan kalau lolos dari Kerinci dua mobil, kami dah bergerak 11 mobil, tambahan tiga mobil dari group Awal Bros," jelasnya. *** (guh)
Sumber: Riauterkini.com
Komentar Anda :