www.riau12.com
Sabtu, 15-08-2026 | Jam Digital
17:34 WIB - Bunda Literasi Kampar Luncurkan Buku Candi Muara Takus, Anak Diajak Cinta Sejarah Sejak Dini | 17:08 WIB - Rapat Banggar DPRD Riau Diwarnai Ketegangan, Adu Argumentasi Dua Legislator Berujung Skorsing | 16:49 WIB - Workshop BRK Syariah Bekali UMKM Kelola Keuangan Digital, Akses Pembiayaan Makin Mudah | 16:36 WIB - DPRD Pekanbaru Usul Pendataan Anak Putus Sekolah Diperkuat dengan Peran RT/RW | 15:45 WIB - Diduga Standing Motor di Jembatan, Pemuda Kampar Ditemukan Tewas di Sungai usai Hilang 3 Hari | 15:13 WIB -
 
Bupati Siak Soroti Pemotongan Dana Transfer Daerah, Apresiasi Kinerja Penyerapan Anggaran
Kamis, 11-12-2025 - 10:19:31 WIB
TERKAIT:
   
 

Riau12.com-Siak — Penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten Siak mendapat apresiasi dari Kantor Wilayah Kementerian Keuangan. Namun di tengah capaian positif tersebut, Pemkab Siak menghadapi tekanan fiskal akibat pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) sebesar Rp330 miliar oleh pemerintah pusat.

Isu pemotongan ini menjadi sorotan dalam pertemuan Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, bersama Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Riau, Heni Kartikawati, dan Kepala KPPN Pekanbaru, Tri Widiyono, di Siak pada Selasa (9/12/2025). Afni menyebut pemotongan TKD tersebut menambah beban berat bagi keuangan daerah.

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Siak memiliki kawasan hutan yang sangat luas, namun hanya menerima Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp7,72 miliar per tahun. Jumlah ini dinilai tidak sebanding dengan kontribusi ekologis Siak maupun kebutuhan pembangunan masyarakat.

Bupati Afni menegaskan bahwa Pemkab Siak selalu menyalurkan dana transfer daerah secara cepat dan tepat waktu. Begitu dana diterima pada pagi hari, anggaran langsung disalurkan pada siangnya tanpa penundaan. Ia menilai keterlambatan transfer dari pusat kerap menimbulkan persepsi negatif terhadap kepala daerah, seolah-olah pemerintah kabupaten menahan dana tersebut.

Karena itu, Afni meminta kejelasan mengenai formula atau dasar yang digunakan pemerintah pusat dalam menetapkan pemotongan TKD dalam jumlah besar. Menurutnya, informasi tersebut penting sebagai bahan evaluasi, terutama bagi dirinya yang baru menjabat sebagai kepala daerah.

Dalam dialog tersebut, Afni juga menangkap pesan bahwa pemerintah pusat mendorong daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun ia menilai ruang untuk menaikkan penerimaan pajak daerah sangat terbatas. Menaikkan pajak restoran atau jenis pajak lainnya, katanya, justru dapat memberatkan masyarakat.

Meski berada dalam tekanan fiskal, Afni tetap memberikan apresiasi atas penilaian positif Kanwil Kemenkeu terhadap kinerja penyerapan anggaran Kabupaten Siak. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjaga kualitas pelayanan publik dan optimistis Kabupaten Siak tetap kuat serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

 




 
Berita Lainnya :
  • Bupati Siak Soroti Pemotongan Dana Transfer Daerah, Apresiasi Kinerja Penyerapan Anggaran
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Anak SMA ini Mengaku Dengan "OM" atau "Pacar" Sama Enaknya, Simak Pengakuannya
    2 Azharisman Rozie Lolos Tujuh Besar Seleksi Sekdaprov Riau, 12 Orang Gugur
    3 Tingkatkan Pelayanan dan Tanggap dengan pengaduan masyarakat
    Lusa, Camat Bukit Raya Lauching Forum Diskusi Online
    4 Pemko Pekanbaru Berlakukan Syarat Jadi Ketua RT dan RW Wajib Bisa Operasikan Android
    5 Lima Negara Ini Di cap memiliki Tingkat Seks Bebas Tertinggi
    6 Inilah Pengakuan Istri yang Rela Digarap 2 Sahabat Suaminya
    7 Astagfirullah, Siswi Di Tanggerang Melahirkan Di Tengah Kebun Dan Masih Memakai Seragam
    8 Selingkuh, Oknum PNS Pemprov Riau Dipolisikan Sang Istri
    9 Langkah Cepat Antisipasi Banjir, PU Bina Marga Pekanbaru Lakukan Peremajaan Parit-parit
    10 Dosen Akper Mesum Dengan Mahasiswinya di Kerinci Terancam Dipecat
     
    Pekanbaru Rohil Opini
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2015-2022 PT. Alfagaba Media Group, All Rights Reserved