6.000 Pelanggan Air Siak Masih Gunakan Sistem Konvensional, Pemkab Terapkan Pembayaran Token Digital untuk Tekan Kebocoran
Rabu, 12-11-2025 - 14:18:09 WIB
Riau12.com-SIAK SRI INDRAPURA – Dari total sekitar 8.000 pelanggan layanan air bersih di Kabupaten Siak, baru 2.000 pelanggan yang beralih menggunakan sistem pembayaran token. Sementara itu, 6.000 pelanggan lainnya masih menggunakan sistem konvensional.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PU Tarukim) Kabupaten Siak, Ardi Irfandi ST MM, menyampaikan bahwa pihaknya segera melakukan penertiban terhadap pelanggan yang menunggak pembayaran. Upaya ini dilakukan sekaligus dengan penerapan sistem pembayaran token secara bertahap.
“Kami akan menggelar operasi untuk memutus pelanggan yang menunggak, sekaligus mengganti dengan sistem token. Sistem ini juga berlaku untuk pelanggan baru,” ujar Ardi, Selasa (11/11) petang.
Menurutnya, sistem pembayaran token merupakan inovasi sederhana namun berdampak besar. Selain meminimalisir kebocoran pendapatan, sistem ini juga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) karena seluruh pembayaran tercatat secara otomatis melalui sistem perbankan.
“Semua pembayaran bisa dilakukan di mana saja, termasuk melalui ponsel. Kami bekerja sama dengan berbagai bank agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan,” jelasnya.
Ardi menambahkan, pihaknya kini tengah fokus membenahi tata kelola digital dalam pelayanan air bersih agar lebih efisien dan transparan. “Kami ingin sistem ini benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat dan berdampak positif bagi pengelolaan air bersih di Siak,” tutupnya.
Komentar Anda :