Bupati Siak Afni Zulkifli Instruksikan ASN dan Honorer Hemat Listrik, Biaya Pemkab Capai Rp70 Miliar per Tahun
Kamis, 30-10-2025 - 11:07:35 WIB
Riau12.com-Siak – Bupati Siak, Afni Zulkifli, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Siak untuk berhemat penggunaan listrik. Permintaan ini disampaikan mengingat biaya listrik Pemkab mencapai Rp70 miliar per tahun, yang dinilai terlalu besar terutama di saat kondisi daerah mengalami defisit anggaran.
Instruksi penghematan tersebut disampaikan Bupati Afni saat berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Siak, Rabu (29/10/2025). Ia menekankan agar seluruh perangkat listrik seperti lampu, pendingin ruangan, dan perangkat elektronik dimatikan saat ruangan tidak digunakan.
“Tolong ya, mari kita hemat listrik. Matikan seluruh lampu dan AC saat pulang kerja. Angka Rp70 miliar pertahun ini bukan kecil, terjadi kebocoran kita di biaya listrik,†ujarnya.
Bupati Afni menegaskan bahwa penghematan listrik dimulai dari pimpinan OPD untuk memastikan staf di bawahnya juga menerapkan langkah yang sama. Dengan penghematan tersebut, pemerintah daerah bisa mengalokasikan dana untuk keperluan lain, termasuk pembayaran gaji ASN.
Selain penghematan listrik, Bupati Afni menyampaikan langkah Pemkab dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui penataan aset daerah, baik yang bergerak maupun tidak bergerak. Pemerintah sebelumnya telah melelang kendaraan dinas dan menginventarisir tanah yang tersebar di berbagai kecamatan, yang dapat dimanfaatkan masyarakat melalui skema pinjam sewa.
Kunjungan Bupati Afni ke Kominfo juga menjadi kesempatan untuk melihat langsung peran dan fungsi dinas dalam memberikan layanan publik. Ia menekankan pentingnya transparansi informasi dan penguatan sistem digital sebagai bagian dari modernisasi pemerintahan.
“Peran Kominfo sangat penting sebagai kunci keterbukaan informasi publik. Kami juga menekankan efisiensi, transparansi, dan penguatan sistem digital di lingkungan pemerintah daerah,†jelasnya.
Langkah-langkah penghematan dan optimalisasi aset ini diharapkan dapat membantu menekan pengeluaran daerah, meningkatkan efisiensi anggaran, serta memperkuat pelayanan publik di Kabupaten Siak.
Komentar Anda :